ACEH UTARA | PASESATU.COM – Kemunculan seekor buaya yang diperkirakan berukuran cukup besar di kawasan Kuala Jambo Aye, Gampong Geulumpang Umpung Unoe, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, membuat masyarakat setempat waswas. Keberadaan predator tersebut juga mengganggu aktivitas nelayan yang beraktivitas di sekitar perairan itu.

Baca Juga 

Waspada! BMKG Kembali Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem untuk Puluhan Wilayah Aceh

Geusyik Gampong Geulumpang Umpung Unoe, Afwadi, mengatakan buaya tersebut terakhir kali terlihat pada Minggu (8/11/2026). Menyikapi kondisi itu, pihaknya telah melaporkan keberadaan satwa liar tersebut kepada Polsek, Danramil, dan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.

Menurut Afwadi, laporan tersebut disampaikan agar pihak terkait segera melakukan pengecekan dan mengambil langkah penanganan demi mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Untuk sementara waktu, Afwadi mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di kawasan perairan yang menjadi lokasi kemunculan buaya tersebut.

Ia meminta warga, khususnya nelayan, untuk mengutamakan keselamatan dan menghindari lokasi tersebut sampai situasi dinyatakan aman.

Kemunculan buaya itu juga terekam dalam video amatir milik warga. Dalam rekaman tersebut, seekor buaya terlihat berada di tepi lumpur kawasan hutan bakau (mangrove), dengan posisi diam dan mulut terbuka.

Keberadaan buaya di kawasan Kuala Jambo Aye menjadi perhatian masyarakat karena lokasi tersebut merupakan salah satu wilayah aktivitas warga, termasuk nelayan yang mencari ikan dan melakukan kegiatan di sekitar muara.

Baca Juga

Lebih dari 8.000 Orang Ikuti NasDem Fun Walk HUT ke-15 di Banda Aceh

Masyarakat berharap instansi terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan pemantauan dan penanganan sesuai prosedur konservasi satwa liar.

Warga juga diminta tidak mendekati, menangkap, atau mencoba mengusir buaya secara mandiri karena dapat membahayakan keselamatan.

Hingga saat ini, masyarakat masih menunggu tindak lanjut dari pihak terkait agar aktivitas warga dan nelayan dapat kembali berjalan dengan aman.***