ACEH UTARA | PASESATU.COM – Harga kelapa bulat di pasar Kota Panton Labu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, naik menjadi Rp4.000 per kilogram dari sebelumnya Rp3.500 per kilogram. Kenaikan tersebut dipengaruhi terbatasnya pasokan di tingkat pengumpul serta meningkatnya pengiriman kelapa ke Medan, Sumatera Utara.

 

Mahdi, salah seorang pengumpul kelapa bulat asal Kecamatan Baktiya Barat, mengatakan kenaikan harga terjadi seiring semakin sulitnya mendapatkan pasokan dalam jumlah cukup.

Baca Juga

Petani di Aceh Utara Meninggal Dunia Tertimpa Patahan Pohon Kelapa

Ia menyebutkan, sebulan lalu harga pembelian kelapa di tingkat pengumpul masih Rp3.200 per kilogram. Saat itu, kelapa dijual kembali dengan harga Rp3.500 per kilogram.

 

Namun, saat ini harga pembelian telah naik menjadi Rp3.600 per kilogram, sedangkan harga jual mencapai Rp4.000 per kilogram.

 

“Sebulan lalu saya membeli kelapa Rp3.200 per kilogram dan menjualnya Rp3.500. Sekarang saya membeli Rp3.600 dan menjualnya Rp4.000 per kilogram,” kata Mahdi, Sabtu (7/11/2026).

Baca Juga

Harga Cabai Merah Turun, Kacang Panjang Melonjak hingga 100 Persen

Menurut Mahdi, salah satu faktor yang memengaruhi terbatasnya pasokan di pasar lokal adalah banyaknya kelapa yang dikirim ke Medan, Sumatera Utara. Kondisi tersebut membuat pengumpul semakin kesulitan memperoleh barang untuk memenuhi kebutuhan pasar di wilayah Panton Labu.

 

Kenaikan harga itu turut memengaruhi aktivitas perdagangan. Para pengumpul harus menyiapkan modal lebih besar untuk membeli kelapa, sehingga harga jual kepada konsumen ikut mengalami penyesuaian.

Baca Juga

Pasokan Terbatas, Harga Cabai di Panton Labu Tembus Rp60 Ribu per Kilogram

Jika pasokan terus terbatas, perkembangan harga kelapa bulat di pasar Panton Labu masih perlu dicermati oleh pedagang maupun masyarakat yang menggunakan komoditas tersebut untuk berbagai kebutuhan. (Abdul Rafar)