Blog

  • Pemkab Aceh Utara Umumkan Tiga Besar Calon Pejabat untuk 12 Jabatan Strategis

    Pemkab Aceh Utara Umumkan Tiga Besar Calon Pejabat untuk 12 Jabatan Strategis

    ACEH UTARA | PASESATU.COM — Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mengumumkan tiga peserta terbaik untuk masing-masing dari 12 formasi jabatan yang diseleksi. Pengumuman hasil akhir tersebut ditetapkan berdasarkan Berita Acara Nomor 09/BA-Pansel/2026 tentang Penetapan Hasil Rekapitulasi Nilai Akhir tertanggal 8 Oktober 2026.

    Pengumuman yang ditandatangani Ketua Panitia Seleksi, Dayan Albar, S.Sos., M.A.P., di Lhoksukon pada 26 Oktober 2026 itu memuat nama-nama peserta yang masuk tiga besar untuk mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Aceh Utara.

    Berikut daftar tiga peserta terbaik untuk setiap formasi jabatan, disusun berdasarkan urutan abjad sesuai pengumuman:

    1. Kepala Dinas Kesehatan

       

       - Abdurrahman, SKM., M.Si.

       - Ners. Mahzar, S.Kep., M.M.

       - Samsul Bahri, SKM., M.K.M.

    2. Kepala Dinas Pendidikan Dayah

       

       - Hamdani, S.Ag., M.Sos.

       - Herimaulana, S.IP., M.S.M.

       - M. Yunus, S.HI.

    3. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan

       

       - Mahsuri, S.T.

       - Mansur, S.E.

       - Ns. Mulyadi, S.Kep., M.Kes.

    4. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

       

       - Hanifza Putra, S.STP., M.Si.

       - Joni, S.H.

       - Mansur, S.E.

    5. Kepala Badan Pendapatan Daerah

       

       - Hanifza Putra, S.STP., M.Si.

       - Muhammad Taufieq, S.E., M.S.E.

       - Samsul Rizal, S.T., M.Si.

    6. Kepala Dinas Pertanahan

       

       - Fatwa Maulana, S.Sos., M.Si.

       - Muhammad Saleh, S.H.

       - Safaruddin, S.T., M.T.

    7. Kepala Dinas Penanaman Modal, Transmigrasi dan Tenaga Kerja

       

       - Joni, S.H.

       - Nawafil Mahyudha, S.STP., M.M.

       - Samsul Rizal, S.T., M.Si.

    8. Asisten Administrasi Umum

       

       - Cut Zullinda, A.P., S.Sos., M.Si.

       - Doni Prabudi, S.STP., M.Si.

       - Fauzi Saputra, S.IP.

    9. Kepala Dinas Perhubungan

       

       - Doni Prabudi, S.STP., M.Si.

       - Fatwa Maulana, S.Sos., M.Si.

       - Zulfikar Z, S.Pd., M.T.

    10. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman

        

        – Mirza Gunawan, S.T., M.A.P., CPSP., CCMS.

        – Safaruddin, S.T., M.T.

        – Sapriadi IA, S.T., M.T.

    11. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan

        

        – Baharuddin, S.P., M.S.M.

        – Mirza Gunawan, S.T., M.A.P., CPSP., CCMS.

        – Siti Aisah Br Ginting, S.P.

    12. Direktur Rumah Sakit Umum Cut Meutia

        

        – Abdurrahman, SKM., M.Si.

        – Imran, SKM., M.Kes.

        – Zulkifli, S.Si., M.Kes.

    Panitia seleksi menyatakan keputusan tersebut bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat, sebagaimana tercantum dalam pengumuman hasil akhir seleksi terbuka JPT Pratama Pemerintah Kabupaten Aceh Utara Tahun 2026.

    Pengumuman tiga besar ini menjadi bagian dari proses pengisian jabatan strategis di lingkungan Pemkab Aceh Utara. Nama-nama yang tercantum merupakan peserta terbaik pada masing-masing formasi sesuai hasil seleksi yang diumumkan panitia.***

    Editor : Syahrul Usman

  • Polres Lhokseumawe Bongkar Jaringan Curanmor, 12 Tersangka Diringkus

    Polres Lhokseumawe Bongkar Jaringan Curanmor, 12 Tersangka Diringkus

    LHOKSEUMAWE | PASESATU.COM — Kepolisian Resor (Polres) Lhokseumawe membongkar jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan penadahan dalam serangkaian operasi periode Agustus hingga Oktober 2026. Dari pengungkapan tersebut, polisi membekuk 12 tersangka serta menyita 21 unit sepeda motor berbagai merek.

    Kapolres Lhokseumawe AKBP Ahzan mengatakan dari 12 tersangka yang ditangkap, sebanyak enam orang bertindak sebagai eksekutor pencurian dan enam lainnya berperan sebagai penadah barang hasil kejahatan.

    “Dua tersangka di antaranya baru kami amankan malam tadi di kawasan Geudong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, dan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif,” kata AKBP Ahzan didampingi Wakapolres Kompol Iswahyudi dan Kasatreskrim Iptu Rahmad saat konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe, Senin.

    Ia merincikan, enam tersangka pencurian yang ditangkap berinisial J (26), ES (33), A (36), AF (38), R (18), dan AD (38). Sementara itu, enam terduga penadah masing-masing berinisial JL (38), HI (46), S (38), AS (52), M (34), serta MF (20).

    Selain puluhan kendaraan seperti Honda Scoopy, CBR, Supra X, dan Kawasaki KLX, petugas turut menyita alat kejahatan berupa kunci Y yang telah dimodifikasi dengan besi runcing untuk merusak kunci kontak kendaraan.

    Berdasarkan hasil penyelidikan, kata Kapolres, para pelaku melancarkan aksinya di kawasan Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara. Sepeda motor curian tersebut kemudian dijual ke wilayah Aceh Timur dan Kota Langsa dengan harga berkisar Rp4 juta hingga Rp6 juta per unit.

    Atas perbuatannya, para pelaku pencurian dijerat dengan Pasal 476 serta Pasal 477 ayat (1) huruf e, f, dan g KUHP. Sedangkan para penadah disangkakan Pasal 591 huruf a juncto Pasal 592 ayat (1) KUHP.

    Kapolres mengimbau warga yang merasa kehilangan sepeda motor agar dapat mendatangi Mapolres Lhokseumawe dengan membawa dokumen resmi kepemilikan untuk proses pencocokan.

    “Kami juga mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur membeli kendaraan tanpa dokumen yang sah karena dapat berkonsekuensi hukum sebagai penadah,” ujarnya menegaskan.***

    Penulis : Jamaluddin Idris

    Editor   : Syahrul Usman

  • Kapolres Aceh Utara Edukasi Siswa SMKN 1 Lhoksukon soal Narkoba dan Kenakalan Remaja

    Kapolres Aceh Utara Edukasi Siswa SMKN 1 Lhoksukon soal Narkoba dan Kenakalan Remaja
    Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H., bersama jajaran kepolisian, dewan guru, dan siswa berfoto bersama dalam kegiatan Program Polisi Peduli Pendidikan (Polidik) di SMKN 1 Lhoksukon, Senin (26/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya edukasi pelajar untuk menjauhi narkoba dan kenakalan remaja. Foto: Dok Humas Polres Aceh Utara. 

    ACEH UTARA | PASESATU.COM — Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H., mengingatkan siswa SMK Negeri 1 Lhoksukon agar menjauhi narkoba, perundungan, tawuran, judi online, dan berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan. Pesan tersebut disampaikan melalui Program Polisi Peduli Pendidikan (Polidik), Senin (26/10/2026).

    Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polres Aceh Utara membangun kesadaran hukum dan memperkuat karakter pelajar sejak dini, sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif.

    Dalam arahannya, Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H., menekankan bahwa narkoba dapat berdampak buruk terhadap kesehatan fisik dan mental serta mengancam masa depan generasi muda. Ia juga mengingatkan siswa agar tidak merokok, baik di sekolah maupun di luar lingkungan pendidikan.

    Selain penyalahgunaan narkoba, pelajar diminta menghindari perundungan, tawuran antarremaja, perjudian daring, serta penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong.

    Kapolres turut menyoroti pentingnya menghentikan perundungan dalam pergaulan sehari-hari. Menurutnya, perilaku tersebut dapat merugikan korban maupun pelaku dan mengganggu terciptanya hubungan sosial yang sehat di lingkungan sekolah.

    Para siswa juga diajak membangun kebiasaan positif, seperti menghormati guru dan orang tua, menjaga etika dalam pergaulan, serta mematuhi aturan. Pembentukan karakter, menurut Kapolres, tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh sikap dan tanggung jawab.

    Ia menegaskan bahwa kehadiran polisi di lingkungan pendidikan bukan untuk menakut-nakuti pelajar, melainkan memberikan pembinaan, perlindungan, dan pendampingan.

    Melalui program Polidik, Polres Aceh Utara berharap hubungan antara kepolisian dan pelajar semakin dekat. Edukasi tersebut diharapkan mendorong siswa menjadi generasi yang disiplin, berprestasi, taat hukum, dan mampu menghindari perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.***

  • Wujudkan Pelayanan Humanis, Kapolres Aceh Utara Turun Pantau Arus Lalu Lintas

    Wujudkan Pelayanan Humanis, Kapolres Aceh Utara Turun Pantau Arus Lalu Lintas
    Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto memantau langsung pelayanan pengaturan lalu lintas bersama personel kepolisian di kawasan Kota Lhoksukon, Aceh Utara, Senin (26/10/2026), guna memastikan kelancaran arus kendaraan pada jam sibuk pagi. Foto: Dok. humas Polres Aceh Utara.

    ACEH UTARA | PASESATU.COM — Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H., turun langsung memantau pelayanan pengaturan lalu lintas pada jam sibuk pagi di kawasan Kota Lhoksukon, Senin (26/10/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan arus kendaraan tetap lancar sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang memulai aktivitas.

    Pemantauan tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Aceh Utara memperkuat pelayanan kepolisian melalui tagline Polri Bersama Masyarakat. Kapolres mengecek pelaksanaan tugas personel di lapangan agar berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dengan mengutamakan pendekatan humanis.

    Pelayanan pengaturan lalu lintas juga dilaksanakan oleh seluruh Polsek jajaran Polres Aceh Utara. Personel ditempatkan di persimpangan, ruas jalan strategis, serta titik-titik yang ramai dilalui kendaraan untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas.

    Kasi Humas Polres Aceh Utara, AKP Bambang, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

    Menurutnya, kehadiran polisi di jalan tidak hanya untuk mengatur kendaraan, tetapi juga membantu masyarakat agar dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.

    Personel turut memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas, membantu anak-anak sekolah menyeberang jalan, serta memberikan perhatian kepada pejalan kaki.

    Polres Aceh Utara menyatakan pelayanan serupa akan terus ditingkatkan, terutama pada jam-jam sibuk, guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan menjaga ketertiban lalu lintas di wilayah hukumnya.***

  • Banjir Rendam 12 Gampong di Matangkuli, Ketinggian Air Capai 50 Sentimeter

    Banjir Rendam 12 Gampong di Matangkuli, Ketinggian Air Capai 50 Sentimeter
    Personel Polsek Matangkuli memantau kondisi banjir yang menggenangi halaman rumah warga di Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, Senin (26/10/2026). Banjir akibat luapan Sungai Krueng Keurtoe dan Krueng Pirak tersebut berdampak pada 12 gampong. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui perkembangan genangan dan mengantisipasi potensi banjir susulan. Foto: Dok. Humas Polres Aceh Utara

    ACEH UTARA | PASESATU.COM — Banjir merendam 12 gampong di Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, Senin (26/10/2026), setelah Sungai Krueng Keurtoe dan Krueng Pirak meluap akibat tingginya curah hujan di kawasan hulu. Ketinggian air dilaporkan mencapai 50 sentimeter.

    Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto melalui Kapolsek Matangkuli IPTU Aulia Iskandar mengatakan, berdasarkan pemantauan sejak pukul 07.00 WIB, genangan air berkisar 20–50 sentimeter dan debit air di sejumlah titik masih meningkat.

    Dua belas gampong terdampak meliputi Leubok Pirak, Pante Pirak, Beuringen Pirak, Ceubrek Pirak, Munye Pirak, Siren, Tanjong Haji Muda, Lawang, Alue Thoe, Hagu, Punti Matangkuli, dan Tumpok Barat.

    Banjir juga menggenangi sejumlah ruas jalan dan wilayah di Kemukiman Pirak, Seuleumak, serta Matangkuli. Meski kondisi masyarakat secara umum dilaporkan aman, warga diminta tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan.

    Personel Polsek Matangkuli terus memantau perkembangan debit sungai dan kondisi permukiman serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi perluasan genangan.

    Warga diimbau berhati-hati saat melintasi jalan yang tergenang, terutama jika hujan deras kembali mengguyur kawasan hulu.***

  • Akmal Daud Bebaskan Lahan untuk Enam Anak Yatim di Aceh Utara, Abiya Jeunieb Letakkan Batu Pertama

    Akmal Daud Bebaskan Lahan untuk Enam Anak Yatim di Aceh Utara, Abiya Jeunieb Letakkan Batu Pertama

    ACEH UTARA | PASESATU.COM — Penggiat sosial Akmal Daud membebaskan lahan seluas 220,80 meter persegi di Gampong Paya Terbang, Kecamatan Nibong, Kabupaten Aceh Utara, untuk pembangunan rumah bagi enam anak yatim bersaudara.

    Peletakan batu pertama pembangunan rumah tersebut direncanakan pada Rabu (28/10/2026) oleh Tgk. Muhammad Yusuf atau Abiya Jeunieb. Pembangunan akan dilaksanakan oleh lembaga yang disebut BMU di bawah pimpinan Abiya Jeunieb.

    Akmal mengatakan, pembebasan lahan tersebut terlaksana berkat dukungan masyarakat dan warganet yang menitipkan bantuan untuk menyediakan hunian layak bagi keenam anak yatim tersebut.

    “Alhamdulillah, berkat kebaikan masyarakat dan netizen, kita bisa membebaskan lahan ini demi masa depan anak-anak kita,” ujar Akmal, Senin (26/10/2026).

    Lahan itu disiapkan sebagai lokasi pembangunan rumah agar keenam bersaudara tersebut memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan layak.***

    Editor : Syahrul Usman

  • Polisi Datangi SMAN 1 Tanah Jambo Aye, Siswa Diingatkan Bahaya Hoaks dan Bullying

    Polisi Datangi SMAN 1 Tanah Jambo Aye, Siswa Diingatkan Bahaya Hoaks dan Bullying

    ACEH UTARA | PASESATU.COM — Polsek Tanah Jambo Aye mengingatkan siswa SMA Negeri 1 Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, agar menjauhi penyebaran berita bohong (hoaks), perundungan (bullying), serta menggunakan media sosial secara bijak. Edukasi tersebut disampaikan melalui program Polisi Peduli Pendidikan (Polidik), Senin (26/10/2026).

    Dalam kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu, Kapolsek Tanah Jambo Aye bersama personel kepolisian menyambangi sekolah untuk memberikan penyuluhan kepada siswa dan berinteraksi dengan para guru.

    Para pelajar diingatkan agar tidak sembarangan menyebarkan berita, foto, maupun video milik orang lain tanpa izin. Siswa juga diminta berpikir kritis sebelum membagikan informasi di media sosial agar tidak ikut menyebarkan hoaks.

    Selain itu, kepolisian menekankan bahaya perundungan yang dapat melukai perasaan, merusak kepercayaan diri, dan mengganggu kenyamanan belajar. Sekolah diharapkan menjadi lingkungan yang aman dan nyaman tanpa tindakan yang merendahkan atau menakut-nakuti sesama siswa.

    Penyuluhan juga mencakup pentingnya menghormati orang yang lebih tua, menjaga sopan santun, serta tidak berkeliaran di luar lingkungan sekolah selama jam pelajaran.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Kabid GTK Provinsi Aceh Junaidi, S.STP., Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Utara Dr. Muhammad Johan, S.Pd., M.Pd., Kepala SMA Negeri 1 Tanah Jambo Aye Juliana, S.Pd., M.Pd., dewan guru, dan personel Polsek Tanah Jambo Aye.

    Melalui program Polidik, kepolisian berharap para siswa semakin bijak dalam bermedia sosial, saling menghormati, dan membangun pergaulan yang positif. Kegiatan berlangsung dalam keadaan kondusif.***

    Editor : Syahrul Usman

  • Geuchik Biara Timur Abdul Manan Turun Langsung Salurkan PMT, Dukung Pencegahan Stunting Sejak Dini

    Geuchik Biara Timur Abdul Manan Turun Langsung Salurkan PMT, Dukung Pencegahan Stunting Sejak Dini

    ACEH UTARA | PASESATU.COM — Kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak terus ditunjukkan Pemerintah Gampong Biara Timur, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara. 

    Geuchik Biara Timur, Abdul Manan, turun langsung menyerahkan bingkisan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita dalam kegiatan rutin Posyandu Seroja, Senin (26/10/2026).

    Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah gampong terhadap pemenuhan gizi masyarakat, khususnya balita dan ibu hamil, sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting sejak dini.

    Abdul Manan menuturkan, pemberian PMT menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan dan pemenuhan gizi bagi pertumbuhan anak.

    Menurutnya, kehadiran pemerintah gampong dalam kegiatan Posyandu bukan sekadar menyerahkan bingkisan, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan serta masa depan generasi penerus di Gampong Biara Timur.

    Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan secara rutin dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat.

    Sementara itu, Ketua Posyandu Seroja, Aisyah, mengatakan bahwa kegiatan Posyandu dan pemberian PMT dilaksanakan setiap bulan. Antusiasme masyarakat untuk mengikuti kegiatan tersebut juga sangat tinggi.

    “Alhamdulillah, antusiasme warga sangat tinggi. Kegiatan ini kami laksanakan sebulan sekali sebagai bagian dari pelayanan kesehatan masyarakat,” tutur Aisyah.

    Berdasarkan data Posyandu Seroja, kegiatan pelayanan kesehatan tersebut menjangkau sekitar 50 balita, 10 ibu hamil, 20 remaja, dan 15 lansia.

    Keterlibatan berbagai kelompok usia tersebut menunjukkan bahwa Posyandu tidak hanya berperan dalam pemantauan tumbuh kembang balita, tetapi juga menjadi sarana pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, remaja, dan warga lanjut usia.

    Pemberian makanan tambahan diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Namun, PMT tetap perlu diimbangi dengan pola makan bergizi seimbang, pemantauan pertumbuhan balita secara berkala, serta edukasi kesehatan bagi orang tua.

    Melalui kegiatan rutin Posyandu Seroja, Pemerintah Gampong Biara Timur bersama kader Posyandu diharapkan terus memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan tumbuh optimal serta menekan risiko stunting sejak dini.***

    Editor : Syahrul Usman

  • Kacabdin Aceh Utara Tinjau TKA 2026 di SMAN 1 Tanah Jambo Aye, Juliana Sambut dengan Hangat

    Kacabdin Pendidikan Aceh Utara Tinjau TKA 2026 di SMAN 1 Tanah Jambo Aye, Juliana Sambut dengan Hangat

    ACEH UTARA | PASESATU.COM – Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Utara, Dr. Muhammad Johan, S.Pd., M.Pd., meninjau langsung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 di SMA Negeri 1 Tanah Jambo Aye, Senin (26/10/2026).

    Kedatangan Kacabdin disambut langsung oleh Kepala SMAN 1 Tanah Jambo Aye, Juliana, S.Pd., M.Pd., bersama dewan guru dan para siswa.

    Penyambutan tersebut mencerminkan sinergi dan keakraban antara jajaran cabang dinas pendidikan dengan pihak sekolah dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Aceh Utara.

    Pelaksanaan TKA 2026 di sekolah tersebut diselenggarakan melalui program Pemerintah Aceh lewat Dinas Pendidikan Aceh sebagai bagian dari upaya memperoleh gambaran capaian akademik siswa.

    Berdasarkan pantauan di lokasi, kegiatan berlangsung tertib dengan memanfaatkan fasilitas komputer atau Computer Based Test (CBT). Para peserta tampak serius dan fokus mengerjakan soal-soal yang ditampilkan melalui layar monitor.

    Kesiapan fasilitas dan ketertiban selama ujian menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan TKA. Peninjauan langsung oleh Kacabdin juga menjadi momentum untuk melihat pelaksanaan kegiatan akademik di sekolah sekaligus memperkuat koordinasi dengan kepala sekolah dan para tenaga pendidik.

    Kepala SMAN 1 Tanah Jambo Aye, Juliana, S.Pd., M.Pd., bersama jajaran guru terus menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana pendidikan yang kondusif agar para siswa dapat mengikuti ujian dengan nyaman dan penuh konsentrasi.

    Di ruang ujian, spanduk resmi TKA 2026 turut menyampaikan pesan motivasi kepada para peserta: “Semangat, Percaya Diri, dan Raih Hasil Terbaik!”

    Pesan tersebut mengingatkan siswa agar menghadapi ujian dengan optimisme, menjunjung tinggi kejujuran, serta berusaha maksimal sesuai kemampuan masing-masing.

    Tes Kemampuan Akademik bukan sekadar kegiatan menjawab soal, melainkan juga menjadi salah satu sarana untuk melihat capaian pembelajaran dan mendukung evaluasi kualitas pendidikan. Hasilnya diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam memperkuat proses pembelajaran di masa mendatang.

    Kehadiran Kacabdin di SMAN 1 Tanah Jambo Aye bersama sambutan hangat dari kepala sekolah, guru, dan siswa memperlihatkan pentingnya komunikasi serta kerja sama seluruh unsur pendidikan.

    Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, sekolah, guru, dan peserta didik, dunia pendidikan di Aceh Utara diharapkan terus berkembang, melahirkan generasi yang berprestasi, berkarakter, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

    Sebab, keberhasilan pendidikan bukan hanya tentang nilai yang diperoleh di ruang ujian, tetapi juga tentang kerja sama, keteladanan, dan komitmen bersama dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa.***

    Editor : Syahrul Usman

  • Alif Teguh Pamungkas, Siswa SMAN 1 Tanah Jambo Aye, Raih Gelar Juara Duta Pelajar Anti Narkoba Aceh 2026

    Siswa SMAN 1 Tanah Jambo Aye Raih Gelar Juara Duta Narkoba Aceh 2026

    ACEH UTARA | PASESATU.COM — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra daerah Aceh Utara. Alif Teguh Pamungkas, siswa SMA Negeri 1 Tanah Jambo Aye (SMAN 1 TJA), berhasil meraih gelar juara Duta Pelajar Anti Narkoba Provinsi Aceh 2026.

    Capaian ini menjadi kebanggaan bagi dunia pendidikan Aceh Utara sekaligus membuktikan bahwa generasi muda memiliki potensi besar untuk berprestasi dan mengambil peran penting dalam membangun masa depan tanpa narkoba.

    Keberhasilan Alif mendapat apresiasi dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Utara, Dr. Muhammad Johan, S.Pd., M.Pd. Apresiasi tersebut disampaikan melalui publikasi ucapan selamat atas prestasi yang diraih pelajar SMAN 1 Tanah Jambo Aye itu.

    Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi para pelajar untuk terus mengembangkan potensi diri, meningkatkan kualitas pendidikan, serta berani berkompetisi hingga tingkat provinsi maupun nasional.

    Lebih dari sekadar gelar juara, predikat Duta Pelajar Anti Narkoba membawa tanggung jawab moral bagi Alif untuk menjadi teladan di lingkungan sekolah dan masyarakat. Ia diharapkan mampu mengajak sesama remaja menjauhi narkoba melalui edukasi, keteladanan, dan kampanye positif yang dekat dengan kehidupan generasi muda.

    Peran pelajar dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba sangat penting. Remaja tidak hanya dituntut melindungi diri dari bahaya narkotika, tetapi juga diharapkan mampu menjadi bagian dari gerakan menciptakan lingkungan pergaulan yang sehat, aman, dan produktif.

    Keberhasilan Alif sekaligus mengharumkan nama SMAN 1 Tanah Jambo Aye dan Kabupaten Aceh Utara di tingkat provinsi. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pelajar daerah mampu bersaing sekaligus membawa pesan positif bagi masyarakat.

    Prestasi Alif bukan hanya tentang gelar juara, melainkan juga tentang harapan. Harapan agar semakin banyak generasi muda berani berdiri di garis depan untuk mengatakan tidak kepada narkoba dan ikut mewujudkan masa depan Aceh yang lebih sehat, cerdas, serta berdaya saing.***

    Editor : Syahrul Usman