Penulis: admin

  • Samsul Bahri Resmi Jabat Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara

    Samsul Bahri Resmi Jabat Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara

    ACEH UTARA | PASESATU.COM – Samsul Bahri, SKM., M.K.N., resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara setelah dilantik oleh Bupati Aceh Utara, Ismail Ajalil, bersama sembilan pejabat pimpinan tinggi pratama lainnya, Jumat (30/10/2026).

    Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Bupati Aceh Utara dan dipimpin langsung oleh Bupati Ismail Ajalil. Pengangkatan tersebut merupakan bagian dari penataan jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.

    Penetapan Samsul Bahri sebagai Kepala Dinas Kesehatan tertuang dalam Keputusan Bupati Aceh Utara Nomor 821.2/152/2026 tanggal 29 Oktober 2026 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.

    Proses pengangkatan para pejabat tersebut juga memperhatikan rekomendasi hasil seleksi terbuka dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui surat Nomor 54123/R.02.03/SD/2026 tanggal 20 Oktober 2026.

    Selain Samsul Bahri, sembilan pejabat lainnya yang dilantik untuk mengisi sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemkab Aceh Utara yakni Mirza Gunawan, ST., M.A.P., CPSp., CCMS., sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman; M. Yunus, S.H.I., sebagai Kepala Dinas Pendidikan Dayah; Mansur, S.E., sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan; serta Samsul Rizal, ST., M.Si., sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah.

    Selanjutnya, Muhammad Saleh, S.H., menjabat Kepala Dinas Pertanahan; Fauzi Saputra, S.IP., sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah; Fatwah Maulana sebagai Kepala Dinas Perhubungan; Siti Aisyah, S.P., sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Pangan; serta Abdurrahman, SKM., M.Si., sebagai Direktur RSUD Cut Meutia.

    Keputusan pengangkatan dan pemberhentian tersebut berlaku sejak tanggal pelantikan. Para pejabat yang diangkat juga diberikan tunjangan jabatan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam lampiran keputusan bupati.

    Dengan jabatan barunya tersebut, Samsul Bahri kini mengemban tanggung jawab memimpin Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara, perangkat daerah yang menangani urusan pemerintahan di bidang kesehatan.

    Kepemimpinan baru di Dinas Kesehatan diharapkan dapat mendukung penyelenggaraan pelayanan kesehatan masyarakat serta pelaksanaan program kesehatan di seluruh wilayah Kabupaten Aceh Utara.***

  • Mirza Gunawan Jabat Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Aceh Utara

    Mirza Gunawan Jabat Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Aceh Utara

    ACEH UTARA | PASESATU.COM – Mirza Gunawan, ST., M.A.P., CPSp., CCMS., resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Aceh Utara setelah dilantik oleh Bupati Aceh Utara, Ismail Ajalil, bersama sembilan pejabat pimpinan tinggi pratama lainnya, Jum’at (30/10/2026).

    Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Bupati Aceh Utara dan dipimpin langsung oleh Bupati Ismail Ajalil. Pengangkatan tersebut merupakan bagian dari penataan jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.

    Penetapan Mirza Gunawan sebagai kepala dinas tertuang dalam Keputusan Bupati Aceh Utara Nomor 821.2/152/2026 tanggal 29 Oktober 2026 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.

    Proses pengangkatan para pejabat tersebut juga memperhatikan rekomendasi hasil seleksi terbuka dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui surat Nomor 54123/R.02.03/SD/2026 tanggal 20 Oktober 2026.

    Selain Mirza Gunawan, sembilan pejabat lainnya yang dilantik untuk mengisi sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemkab Aceh Utara yakni Samsul Bahri, SKM., M.K.N., sebagai Kepala Dinas Kesehatan; M. Yunus, S.H.I., sebagai Kepala Dinas Pendidikan Dayah; Mansur, S.E., sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan; serta Samsul Rizal, ST., M.Si., sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah.

    Selanjutnya, Muhammad Saleh, S.H., menjabat Kepala Dinas Pertanahan; Fauzi Saputra, S.IP., sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah; Fatwah Maulana sebagai Kepala Dinas Perhubungan; Siti Aisyah, S.P., sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Pangan; serta Abdurrahman, SKM., M.Si., sebagai Direktur RSUD Cut Meutia.

    Keputusan pengangkatan dan pemberhentian tersebut berlaku sejak tanggal pelantikan. Para pejabat yang diangkat juga diberikan tunjangan jabatan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam lampiran keputusan bupati.

    Dengan jabatan barunya tersebut, Mirza Gunawan kini mengemban tugas memimpin Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, salah satu perangkat daerah yang memiliki peran dalam penyelenggaraan urusan perumahan dan penataan kawasan permukiman di Kabupaten Aceh Utara.***

  • Kapolsek Tanah Jambo Aye Gelar Jumling di Masjid Baiturrahman, Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Jamaah

    Kapolsek Tanah Jambo Aye Gelar Jumling di Masjid Baiturrahman, Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Jamaah

    ACEH UTARA | PASESATU.COM – Dalam rangka menjalankan Program Prioritas Kapolri, Kapolsek Tanah Jambo Aye, IPTU Hasbi M. Isya, S.AP., bersama personel Polsek Tanah Jambo Aye melaksanakan kegiatan Sholat Jumat Keliling (Jumling) berjamaah di Masjid Baiturrahman, Gampong Cempedak, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (30/10/2026).

    Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 12.00 WIB tersebut turut diikuti Wakapolsek Tanah Jambo Aye, IPDA Indra Gunawan, S.H., CPM, sejumlah personel kepolisian serta pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Baiturrahman.

    Pelaksanaan Jumling ini tidak hanya menjadi sarana meningkatkan kedekatan spiritual, tetapi juga sebagai upaya mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat, khususnya tokoh agama dan pengurus masjid.

    Usai melaksanakan Sholat Jumat berjamaah, Kapolsek IPTU Hasbi M. Isya menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada jamaah. Ia juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bersilaturahmi dan membangun komunikasi langsung dengan tokoh agama serta panitia kemasjidan.

    Melalui kegiatan tersebut, Polsek Tanah Jambo Aye berupaya menghadirkan pelayanan kepolisian yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

    Kegiatan Jumling berlangsung aman, tertib dan kondusif. Selain memperkuat silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi wadah penyampaian imbauan kamtibmas secara langsung kepada masyarakat.

    Program Jumat Keliling diharapkan terus menjadi jembatan komunikasi antara kepolisian dan masyarakat dalam mewujudkan situasi keamanan yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Tanah Jambo Aye.***

    Editor : Syahrul Usman

  • 26 Peserta Peukan Bada Masuk Final MTQ Ke-35 Kabupaten Aceh Besar

    26 Peserta Peukan Bada Masuk Final MTQ Ke-35 Kabupaten Aceh Besar

    ACEH BESAR | PASESATU.COM – Sebanyak 26 peserta dari Kecamatan Peukan Bada berhasil masuk ke babak final Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-35 tingkat Kabupaten Aceh Besar yang dilaksanakan di Kecamatan Kuta Baro dari 24 – 31 Oktober 2026.

    Informasi tersebut disampaikan oleh Sekretaris Kafilah MTQ Kecamatan Peukan Bada, Rusydi SAg MPd Jumat 30 Oktober 2026 di Kuta Baro.

    Rusydi menyebutkan keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi para peserta, pembina, serta masyarakat yang terus memberikan dukungan terhadap pengembangan generasi Qur’ani.

    “Keberhasilan 26 peserta menembus babak final menunjukkan semangat dan kesungguhan para peserta dalam mengikuti berbagai cabang perlombaan MTQ, “katanya.

    Ia mengapresiasi peserta yang telah berjuang dengan semangat tinggi sehingga mencapai prestasi gemilang dan semua peserta telah menyelesaikan semua cabang dengan harapan hasil yang memuaskan.

    Dukungan dari para pembina, pelatih, dan keluarga menjadi salah satu bagian yang tidak terpisahkan dalam mencapai prestasi.

    “Selain mengejar prestasi, keikutsertaan dalam MTQ juga menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an, “tambah Rusydi.

    Masyarakat Peukan Bada diharapkan terus memberikan doa dan dukungan kepada seluruh peserta agar dapat meraih hasil terbaik serta mengharumkan nama Kecamatan Peukan Bada.

    “Dengan lolosnya 26 peserta ke babak final, harapan untuk meraih prestasi dalam ajang MTQ semakin terbuka. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus belajar, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, “tutup Rusydi.***

    Penulis : Hamdani 

    Editor   : Syahrul Usman

  • Polda Aceh Ungkap Ladang Ganja 18 Hektare di Aceh Utara, Empat Orang Diamankan

    Polda Aceh Ungkap Ladang Ganja 18 Hektare di Aceh Utara, Empat Orang Diamankan

    ACEH UTARA | PASESATU.COM – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Aceh bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh dan Polres Lhokseumawe mengungkap dua titik ladang ganja dengan total luas sekitar 18 hektare di Dusun Alue Garut, Desa Teupin Ruseb, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.

    Pengungkapan tersebut dilakukan dalam operasi gabungan selama dua hari, pada 27–28 Oktober 2026. Dalam operasi itu, petugas juga mengamankan empat orang yang diduga terlibat, masing-masing berinisial MW, HM, SF, dan WD.

    Operasi tersebut dipimpin Direktur Reserse Narkoba Polda Aceh Kombes Pol. Dr. Ghazali Ahmad, S.I.K., M.H., bersama Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol. Dedy Tabrani.

    Petugas menemukan tanaman ganja dengan ketinggian sekitar satu hingga dua meter dan jarak tanam kurang lebih 50 sentimeter. Untuk mencapai lokasi, tim gabungan harus menempuh perjalanan dengan berjalan kaki sejauh sekitar lima kilometer melalui medan yang cukup sulit.

    Setelah menemukan lokasi, petugas melakukan pencabutan tanaman ganja sebagai bagian dari upaya pemberantasan narkotika. Tanaman yang ditemukan selanjutnya diamankan untuk proses pemusnahan sesuai ketentuan.

    Pengungkapan ladang ganja tersebut merupakan bagian dari upaya aparat penegak hukum dalam memutus mata rantai peredaran narkotika, khususnya dari sisi produksi dan penanaman.

    Melalui operasi terpadu tersebut, Polda Aceh bersama BNNP Aceh dan jajaran kepolisian setempat menegaskan komitmen untuk terus memberantas peredaran narkotika serta menindak pihak-pihak yang terlibat dalam aktivitas penanaman dan produksi ganja di wilayah Aceh.***

    Penulis : Hamdani

    Editor    : Syahrul Usman

  • Percepat Perbaikan Data 16.310 KK Calon Penerima Bantuan, Staf Kecamatan Tanah Jambo Aye Turun Langsung ke Desa

    Percepat Perbaikan Data 16.310 KK Calon Penerima Bantuan, Staf Kecamatan Tanah Jambo Aye Turun Langsung ke Desa

    ACEH UTARA | PASESATU.COM — Staf Kantor Camat Tanah Jambo Aye, Muammar, turun langsung ke sejumlah desa untuk mempercepat proses verifikasi dan perbaikan data 16.310 kepala keluarga (KK) calon penerima bantuan stimulan di Kabupaten Aceh Utara yang dinyatakan tidak padan atau belum valid berdasarkan hasil pemadanan Badan Pusat Statistik (BPS).

    Langkah jemput bola tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut instruksi Pemerintah Kabupaten Aceh Utara kepada seluruh camat agar segera berkoordinasi dengan geuchik dan aparatur gampong dalam memperbaiki data calon penerima bantuan.

    Perbaikan data tersebut mengacu pada surat Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Utara Nomor 300.02/1726 tertanggal 22 Oktober 2026. Dalam surat itu, para camat diminta meneruskan informasi kepada seluruh geuchik di wilayah masing-masing.

    Data yang telah diperbaiki harus disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) paling lambat 29 Oktober 2026.

    Adapun perbaikan difokuskan pada Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor kartu keluarga (KK) yang tidak valid atau tidak padan. Data yang terindikasi ganda juga harus diperiksa kembali untuk memastikan keakuratannya.

    Dalam proses verifikasi, aparatur gampong tidak diperbolehkan menambahkan data baru di luar daftar yang telah ditetapkan maupun mengubah nomor urut. Setiap koreksi wajib mengacu pada dokumen kependudukan yang sah.

    Melalui pendampingan langsung ke desa, Muammar membantu memperlancar koordinasi antara pihak kecamatan dan aparatur gampong agar perbaikan data dapat diselesaikan sesuai ketentuan.

    Kerja sama seluruh pihak diharapkan mampu mempercepat proses verifikasi sekaligus memastikan data calon penerima bantuan stimulan benar-benar akurat dan sesuai dengan dokumen kependudukan.***

    Editor : Syahrul Usman

  • SMPN 1 Tanah Jambo Aye Gelar Jumat Berkah, Doakan Aceh Utara Bangkit dan Penuh Keberkahan

    SMPN 1 Tanah Jambo Aye Gelar Jumat Berkah, Doakan Aceh Utara Bangkit dan Penuh Keberkahan

    ACEH UTARA | PASESATU.COM – SMP Negeri 1 Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, menggelar kegiatan Jumat Berkah dengan mengusung semangat “Aceh Utara Bangkit” melalui pembacaan Surah Yasin, shalawat Nabi, siraman rohani, dan doa bersama.

    Kegiatan keagamaan ini menjadi salah satu upaya membangun karakter religius peserta didik sekaligus memperkuat nilai-nilai keimanan, kebersamaan, dan kepedulian sosial di lingkungan sekolah.

    Kepala SMPN 1 Tanah Jambo Aye, S.Pd., M.Pd., mendukung kegiatan Jumat Berkah sebagai momentum pembinaan spiritual bagi para siswa agar tidak hanya unggul dalam pendidikan akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kepribadian Islami.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara (MC) dari perwakilan Rohis atau OSIS. Selanjutnya, seluruh peserta mengikuti pembacaan Surah Yasin bersama yang dipimpin oleh guru agama atau perwakilan siswa.

    Suasana religius semakin terasa dengan lantunan shalawat Nabi Muhammad SAW, dilanjutkan siraman rohani atau kultum yang memberikan pesan-pesan keagamaan dan motivasi kepada para siswa.

    Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar Kabupaten Aceh Utara senantiasa diberikan keselamatan, kedamaian, keberkahan, serta kekuatan untuk bangkit setelah berbagai ujian dan musibah.

    Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, SMPN 1 Tanah Jambo Aye berharap semangat Aceh Utara Bangkit dapat dimulai dari lingkungan pendidikan, dengan membangun generasi yang beriman, berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

    Jumat Berkah, menguatkan iman, menyatukan doa, dan menumbuhkan harapan untuk Aceh Utara Bangkit.***

    Editor : Syahrul Usman

  • Pascabanjir, Perbaikan Jalan di Kecamatan Langkahan Aceh Utara Mulai Dilakukan

    Pascabanjir, Perbaikan Jalan di Kecamatan Langkahan Aceh Utara Mulai Dilakukan

    ACEH UTARA | PASESATU.COM – Perbaikan infrastruktur jalan yang rusak akibat banjir mulai dilakukan di sejumlah titik di lintas Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Upaya rehabilitasi tersebut dilakukan untuk memulihkan akses transportasi dan mendukung aktivitas masyarakat pascabencana.

    Berdasarkan pantauan media pada Jumat (30/10/2026), sejumlah aktivitas perbaikan jalan terlihat berlangsung di wilayah tersebut. Pemulihan infrastruktur ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, menghubungkan kembali akses antardesa, serta mendukung distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok.

    Jalan merupakan infrastruktur vital bagi masyarakat Langkahan. Selain menjadi jalur transportasi, jalan juga menjadi akses utama warga menuju sekolah, pusat kesehatan, pasar, dan berbagai fasilitas pelayanan publik.

    Perbaikan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabanjir yang membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, pelaksana pekerjaan, dan masyarakat.

    Masyarakat berharap proses rehabilitasi jalan dapat dilakukan secara maksimal dengan memperhatikan kualitas konstruksi. Dengan demikian, jalan yang telah diperbaiki dapat bertahan dalam jangka panjang dan tidak mudah rusak kembali saat diguyur hujan deras maupun diterjang banjir.

    Pemulihan infrastruktur jalan di Langkahan diharapkan menjadi salah satu langkah penting dalam membangkitkan kembali aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat Aceh Utara setelah dilanda bencana banjir.

    Pantauan media, Jumat (30/10/2026), di lintas Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara.***

    Editor : Syahrul Usman

  • Harga Gabah di Aceh Utara Turun ke Rp6.800 per Kilogram, Petani Khawatir Pendapatan Tertekan

    Harga Gabah di Aceh Utara Turun ke Rp6.800 per Kilogram, Petani Khawatir Pendapatan Tertekan

    ACEH UTARA | PASESATU.COM – Harga gabah hasil panen petani di Kabupaten Aceh Utara mengalami penurunan menjadi Rp6.800 hingga Rp7.100 per kilogram dari sebelumnya mencapai Rp7.300 per kilogram. Penurunan ini diduga dipengaruhi tingginya kadar air pada gabah hasil panen yang masih basah.

    Kondisi tersebut membuat daya tawar petani melemah di tingkat pengumpul. Meski demikian, harga pembelian saat ini masih berada di atas angka Rp6.500 per kilogram yang disebut petani sebagai batas harga acuan pemerintah.

    Razali, salah seorang pengumpul gabah di Kecamatan Langkahan, mengatakan kondisi gabah yang masih basah menjadi salah satu faktor penyesuaian harga pembelian.

    Menurutnya, kadar air yang tinggi memengaruhi kualitas gabah sehingga pengumpul menyesuaikan harga berdasarkan kondisi hasil panen yang diterima.

    “Gabah yang masih basah menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan harga pembelian,” ujar Razali saat ditemui, Jumat (30/10/2026).

    Di sisi petani, penurunan harga tersebut menjadi perhatian karena berpengaruh langsung terhadap pendapatan usaha tani. Biaya produksi yang harus ditanggung petani, mulai dari pengolahan lahan, pembelian pupuk, perawatan tanaman hingga biaya panen, membuat kestabilan harga menjadi faktor penting dalam menjaga keuntungan.

    Zakaria, salah seorang petani di Kecamatan Langkahan, mengatakan harga gabah saat ini masih tergolong cukup baik selama tidak mengalami penurunan lebih lanjut.

    “Alhamdulillah, harga gabah masih lumayan. Asal jangan sampai di bawah HET pemerintah Rp6.500 per kilogram,” tuturnya.

    Petani berharap harga gabah dapat dipertahankan agar tidak semakin menekan pendapatan mereka. Mereka juga mengharapkan perhatian pemerintah dalam menjaga stabilitas harga hasil panen, sehingga nilai jual gabah tetap memberikan keuntungan yang layak.

    Stabilitas harga gabah dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan usaha tani sekaligus melindungi kesejahteraan petani di tengah meningkatnya kebutuhan biaya produksi sektor pertanian.***

    Editor : Syahrul Usman

  • Tahun 2027, Aceh Utara Rencanakan Pembangunan Baru RS dr. Muchtar Hasbi, Bidik Jadi Rumah Sakit Rujukan Regional

    Tahun 2027, Aceh Utara Rencanakan Pembangunan Baru RS dr. Muchtar Hasbi, Bidik Jadi Rumah Sakit Rujukan Regional

    ACEH UTARA | PASESATU.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara berencana membangun gedung baru Rumah Sakit dr. Muchtar Hasbi beserta berbagai fasilitas pendukungnya pada tahun 2027. Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat akses masyarakat terhadap layanan medis rujukan.

    Hal tersebut disampaikan Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, yang akrab disapa Ayah Wa, pada Jumat (30/10/2026).

    Menurut Ayah Wa, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara telah melakukan koordinasi dengan Menteri Kesehatan Republik Indonesia dan Presiden terkait rencana pembangunan serta pengembangan fasilitas rumah sakit tersebut.

    Selain pembangunan fisik, Bupati juga mengusulkan agar status Rumah Sakit dr. Muchtar Hasbi ditingkatkan menjadi rumah sakit rujukan regional yang dapat melayani masyarakat dari sejumlah kabupaten tetangga.

    Usulan tersebut dinilai strategis mengingat posisi rumah sakit yang berada di wilayah tengah Aceh Utara. Dengan peningkatan status tersebut, masyarakat dari daerah sekitar diharapkan tidak lagi harus menempuh perjalanan terlalu jauh untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

    Selama ini, pasien yang membutuhkan pelayanan rujukan tertentu harus menempuh perjalanan hingga sekitar 150 kilometer menuju Banda Aceh. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi pasien dalam keadaan kritis yang membutuhkan penanganan medis secepat mungkin.

    Kehadiran rumah sakit rujukan regional di Aceh Utara diharapkan dapat memangkas jarak tempuh rujukan, mempercepat penanganan pasien, serta meminimalisir risiko pasien meninggal dunia dalam perjalanan akibat keterlambatan mendapatkan pelayanan medis.

    Ayah Wa juga merencanakan agar rumah sakit baru tersebut memiliki fasilitas dan kemampuan pelayanan mendekati Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin, meskipun dengan klasifikasi atau tipe di bawahnya sebagai rumah sakit rujukan daerah.

    Rencana pembangunan ini diharapkan menjadi langkah penting dalam memperluas pemerataan pelayanan kesehatan di Aceh.

    Masyarakat Aceh Utara dan kabupaten sekitarnya pun menantikan realisasi pembangunan tersebut agar pelayanan kesehatan berkualitas dapat diakses lebih dekat, cepat, dan memadai.***

    Editor : Syahrul Usman