Penulis: admin

  • Jamaluddin Buka Pemilihan Ketua PGRI PC Sawang Periode 2026–2031

    Jamaluddin Buka Pemilihan Ketua PGRI PC Sawang Periode 2026–2031

    ACEH UTARA | PASESATU.COM – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Aceh Utara yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Utara, Dr. Jamaluddin, S.Sos., M.Pd., secara resmi membuka pemilihan Ketua PGRI Pengurus Cabang (PC) Sawang periode 2026–2031 di SDN 12 Sawang, Kamis (29/10/2026).

    Kegiatan tersebut dihadiri para peserta, pengurus PGRI, serta insan pendidikan setempat. Pemilihan ini merupakan bagian dari proses pergantian kepemimpinan organisasi PGRI di tingkat cabang untuk masa bakti lima tahun mendatang.

    Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun resmi Disdikbud Aceh Utara, pemilihan ketua tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan profesionalisme guru, serta mempererat hubungan antartenaga pendidik.

    Sebagai organisasi profesi guru, PGRI memiliki peran strategis dalam memperjuangkan aspirasi tenaga pendidik, meningkatkan kompetensi guru, serta mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang berkualitas.

    Melalui kepengurusan periode 2026–2031, PGRI PC Sawang diharapkan mampu menjalankan program organisasi secara optimal dan memperkuat sinergi dengan PGRI Kabupaten Aceh Utara serta pemerintah daerah, khususnya Disdikbud Aceh Utara, guna mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Aceh Utara.***

    Editor : Syahrul Usman

  • Bendung Jambo Aye Langkahan Ditutup Mulai 10 November 2026, Petani Diminta Hemat Penggunaan Air

    ACEH UTARA | PASESATU.COM – Pintu Bendung Jambo Aye Langkahan akan ditutup mulai 10 November 2026 hingga akhir Februari 2027 untuk pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekon) saluran primer dari BJA 0 hingga BJA 5. Penutupan tersebut dilakukan untuk perbaikan jaringan irigasi yang mengairi lahan pertanian di wilayah Aceh Utara dan Aceh Timur.

    Informasi tersebut disampaikan melalui surat pemberitahuan Komisi Irigasi (Komir) Aceh Timur untuk Daerah Irigasi (DI) Jambo Aye Langkahan, tertanggal 28 Oktober 2026, berdasarkan hasil musyawarah dan kesepakatan bersama sejumlah pihak terkait.

    Bendung Jambo Aye Langkahan Ditutup Mulai 10 November 2026, Petani Diminta Hemat Penggunaan Air

    Dalam pemberitahuan itu disebutkan, keputusan penutupan bendung merupakan hasil pembahasan Komisi Irigasi Aceh Utara dan Aceh Timur bersama para keujruen kecamatan di wilayah Daerah Irigasi Jambo Aye Langkahan serta instansi terkait.

    Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pintu bendung akan ditutup pada 10 November 2026 hingga akhir Februari 2027 untuk mendukung pekerjaan perbaikan saluran primer.

    Selanjutnya, pada awal Maret hingga akhir Juni 2027, pintu bendung direncanakan dibuka kembali untuk memenuhi kebutuhan air bagi petani yang memasuki musim tanam gadu 2027.

    Meski demikian, para petani diminta menggunakan air secara hemat. Hal itu mengingat bendung dan jaringan irigasi di kawasan tersebut kerap mengalami permasalahan pascabanjir sehingga diperlukan pengelolaan air secara bijak.

    Sementara itu, mulai awal Juli hingga akhir Desember 2027, pintu-pintu cabang irigasi akan ditutup sesuai kebutuhan di lapangan untuk mendukung pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi jaringan sekunder pada masing-masing subdaerah irigasi.

    Pekerjaan perbaikan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kondisi jaringan irigasi sehingga distribusi air ke area persawahan menjadi lebih baik.

    Komisi Irigasi juga berharap para petani dan seluruh pihak terkait dapat memahami jadwal penutupan serta pembukaan bendung tersebut, sekaligus mendukung kelancaran pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi Jambo Aye Langkahan.***

    Editor : Syahrul Usman

  • Brimob Aceh Quick Response, Bantu Antar Jenazah Warga ke Rumah Duka

    LHOKSEUMAWE | PASESATU.COM – Sebagai wujud kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat, personel Kompi 1 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Aceh melaksanakan kegiatan Quick Response dengan membantu mengantarkan jenazah almarhum M. Thahar Gani (68) warga Desa Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe ke Rumah Sakit Cut Meutia Lhokseumawe , Kamis (29/10/2026).

    Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.45 WIB tersebut dipimpin oleh Ipda Supriaten. Berdasarkan keterangan awal warga, almarhum mengalami sesak napas, kemudian terjatuh dan tidak sadarkan diri. Personel dengan sigap memberikan bantuan menggunakan ambulans dinas Batalyon B Pelopor untuk membawa almarhum ke RS Cut Meutia. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, almarhum dinyatakan meninggal dunia.

    Danyon B Pelopor, Kompol Muzakkir, S.H., melalui Wadanki 1, Ipda Heri Simangunsong, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Brimob terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan, sekaligus wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang cepat, tanggap, dan humanis.

    Melalui kegiatan ini, Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Aceh terus menunjukkan komitmen Polisi Bersama Masyarakat, dengan hadir memberikan bantuan dan kepedulian dalam berbagai situasi. Diharapkan, kehadiran personel Brimob dapat memberikan manfaat nyata serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.***

    Editor : Syahrul Usman

  • Diduga Oknum DPRK Nagan Raya Digrebek Warga di Pendopo, Seorang Wanita Diamankan Polisi

    Diduga Oknum DPRK Nagan Raya Digrebek Warga di Pendopo, Seorang Wanita Diamankan Polisi

    NAGAN RAYA | PASESATU.COM – Ketua DPRK Nagan Raya berinisial RR dikabarkan digrebek warga bersama seorang wanita di pendopo kantornya, di Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Kabupaten Nagan Raya, pada Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

     

    Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, wanita yang berada bersama RR saat kejadian merupakan warga Kota Banda Aceh. Keduanya diamankan warga dan kini telah diserahkan ke pihak kepolisian guna proses penyelidikan lebih lanjut.

     

    Diduga Oknum DPRK Nagan Raya Digrebek Warga di Pendopo, Seorang Wanita Diamankan Polisi. 

     

    “Benar, kami telah mengamankan seorang wanita berinisial NA, warga Kota Banda Aceh yang diduga berada bersama oknum Ketua DPRK saat digrebek warga. Saat ini yang bersangkutan sedang dimintai keterangan oleh penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Nagan Raya,” ujar AKP Muhammad Rizal kepada awak media, Kamis (29/10/2026).

     

    AKP Muhammad Rizal juga menambahkan bahwa pihaknya menerima laporan resmi dari istri RR terkait peristiwa tersebut.

     

    “Kami juga menerima informasi bahwa istri dari RR telah membuat laporan terhadap suaminya di SPKT Polres Nagan Raya terkait peristiwa ini,” tambahnya.

     

    Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui pesan telepon dan WhatsApp, Kasat Pol PP dan WH Nagan Raya, Saiful Bahri, SH belum memberikan tanggapan maupun balasan atas kejadian tersebut hingga berita ini diturunkan.***

    Editor : Syahrul Usman

  • Siswi SMAN 1 Dewantara Shafna Althafunnisa Terpilih sebagai Penulis Tingkat Nasional 2026

    Siswi SMAN 1 Dewantara Shafna Althafunnisa Terpilih sebagai Penulis Tingkat Nasional 2026

    ACEH UTARA | PASESATU.COM – Shafna Althafunnisa, siswi SMA Negeri 1 Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, terpilih sebagai penulis tingkat nasional tahun 2026 melalui karya antologi cerpen dan puisi berjudul Pengorbanan. Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Utara, Dr. Muhammad Johan, S.Pd., M.Pd., sebagai bentuk penghargaan atas kreativitas dan kemampuan literasi pelajar daerah.

    Apresiasi tersebut disampaikan pada Kamis (29/10/2026). Muhammad Johan menilai, pencapaian Shafna menjadi kebanggaan bagi dunia pendidikan Aceh Utara sekaligus membuktikan bahwa pelajar daerah memiliki potensi besar untuk berkarya dan bersaing di tingkat nasional.

    “Prestasi ini patut diapresiasi. Kami berharap Shafna terus berkarya dan menjadi motivasi bagi pelajar lainnya untuk berani mengembangkan potensi, khususnya dalam bidang literasi dan sastra,” ujar Johan.

    Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menginspirasi siswa lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan menulis, memperluas wawasan, serta menuangkan gagasan dan pengalaman ke dalam karya sastra yang positif dan bermakna.

    Menurut Johan, keterlibatan Shafna dalam buku antologi Pengorbanan juga menjadi momentum untuk memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah. Melalui penulisan cerpen dan puisi, pelajar dapat mengasah kreativitas, meningkatkan kepekaan sosial, serta mengembangkan kemampuan menyampaikan gagasan melalui tulisan.

    Johan menegaskan, pihaknya terus mendorong satuan pendidikan di Aceh Utara agar memberikan ruang bagi pengembangan bakat dan minat peserta didik, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.

    Ia berharap prestasi Shafna menjadi langkah awal bagi lahirnya lebih banyak penulis muda berbakat dari Aceh Utara yang mampu menghasilkan karya inspiratif sekaligus membawa nama daerah ke tingkat nasional.***

    Editor : Syahrul Usman

  • Enam Anak Yatim Mualaf di Paya Terbang Segera Miliki Rumah, BMU Pusat dan Akmal Daud Letakkan Batu Pertama

    Enam Anak Yatim Mualaf di Paya Terbang Segera Miliki Rumah, BMU Pusat dan Akmal Daud Letakkan Batu Pertama

    ACEH UTARA | PASESATU.COM – Enam anak yatim mualaf di Desa Paya Terbang, Kecamatan Nibong, Kabupaten Aceh Utara, segera memiliki rumah layak huni setelah dimulainya pembangunan yang ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Ketua Umum Barisan Muda Ummat (BMU) Pusat, Tgk. Muhammad Yusuf bin Muhammad Nasir atau akrab disapa Abiya Jeunieb, bersama penggiat sosial Aceh, Akmal Daud, Kamis (29/10/2026).

    Pembangunan rumah tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial untuk membantu keenam anak yatim mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman.

    Akmal Daud mengatakan, kehadiran Abiya Jeunieb dalam kegiatan tersebut mencerminkan pentingnya semangat gotong royong dan solidaritas dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim yang memerlukan perhatian serta dukungan bersama.

    “Kehadiran Abiya Jeunieb bersama kami mencerminkan pentingnya gotong royong dan solidaritas dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim yang memerlukan perhatian serta dukungan bersama,” tutur Akmal Daud.

    Peletakan batu pertama ini menjadi langkah awal pembangunan rumah yang diharapkan dapat memberikan kehidupan lebih baik bagi keenam anak yatim tersebut.

    Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud kepedulian yang tidak hanya disampaikan melalui kata-kata, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

    Diharapkan proses pembangunan rumah tersebut berjalan lancar hingga selesai sehingga keenam anak yatim mualaf di Desa Paya Terbang dapat segera menempati hunian yang layak. Bantuan ini juga diharapkan menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi.***

    Editor : Syahrul Usman

  • Masuk 20 Besar dari 150 Peserta, PAUD Terpadu Pante Rambong Harapkan Dukungan Dinas Pendidikan

    Masuk 20 Besar dari 150 Peserta, PAUD Terpadu Pante Rambong Harapkan Dukungan Dinas Pendidikan

    ACEH TIMUR | PASESATU.COM – PAUD Terpadu Pante Rambong, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, berhasil menembus 20 besar dalam lomba menggambar dan mewarnai yang diikuti sekitar 150 PAUD/TK se-Aceh Timur. Prestasi tersebut diharapkan menjadi perhatian Dinas Pendidikan dan instansi terkait untuk memperkuat pembinaan serta mendukung pengembangan pendidikan anak usia dini, khususnya di wilayah pedesaan.

    Capaian ini menjadi bukti bahwa anak-anak di tingkat gampong memiliki potensi untuk berprestasi apabila mendapatkan pembinaan dan kesempatan yang memadai. Keberhasilan tersebut juga menjadi kebanggaan bagi pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat Gampong Pante Rambong.

    Dukungan pemerintah dinilai penting agar prestasi yang diraih tidak berhenti pada satu perlombaan, tetapi dapat menjadi langkah awal untuk mengembangkan kreativitas dan bakat anak secara berkelanjutan.

    Perhatian terhadap lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tidak hanya berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar, tetapi juga mencakup pemerataan kesempatan bagi setiap anak untuk berkembang. Anak-anak di wilayah pedesaan memiliki hak yang sama untuk memperoleh pembinaan, fasilitas pendukung, serta kesempatan mengikuti berbagai kegiatan pengembangan bakat.

    Lomba menggambar dan mewarnai merupakan salah satu sarana untuk mengasah imajinasi, kreativitas, keterampilan motorik halus, serta kepercayaan diri anak dalam menampilkan hasil karyanya.

    Karena itu, pembinaan yang berkelanjutan dibutuhkan agar potensi anak dapat terus berkembang. Peningkatan kualitas pembelajaran, kompetensi pendidik, serta dukungan sarana dan prasarana menjadi sejumlah aspek yang perlu mendapat perhatian sesuai kebutuhan masing-masing lembaga.

    Dinas Pendidikan dan instansi terkait diharapkan dapat menindaklanjuti capaian PAUD Terpadu Pante Rambong melalui pembinaan, pendampingan, dan program dukungan yang tepat sasaran. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi lembaga PAUD di pedesaan untuk meningkatkan mutu pendidikan sekaligus mengembangkan bakat anak sejak usia dini.

    Bagi masyarakat Gampong Pante Rambong, keberhasilan menembus 20 besar dari sekitar 150 peserta bukan sekadar pencapaian dalam perlombaan, melainkan juga harapan agar pendidikan anak usia dini mendapat perhatian lebih besar dalam pembangunan daerah.

    Dukungan sejak dini dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mempersiapkan generasi Aceh Timur yang kreatif, percaya diri, dan mampu bersaing pada masa mendatang.***

    Editor : Syahrul Usman

  • Bupati Aceh Utara Pastikan Jadup Tahap 9 Tuntas Tahun 2026, Jadwal Penyaluran Belum Jelas

    Bupati Aceh Utara Pastikan Jadup Tahap 9 Tuntas Tahun 2026, Jadwal Penyaluran Belum Jelas
    Ayah Wa turun langsung distribusi logistik, memastikan bantuan darurat menjangkau seluruh titik pengungsian terdampak pada banjir bandang tahun 2025 lalu.

    ACEH UTARA | PASESATU.COM – Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil yang akrab disapa Ayah Wa, memastikan penyaluran Jaminan Hidup (Jadup) Tahap 9 bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Utara akan dituntaskan pada Tahun 2026. 

    Namun, jadwal pasti penyaluran bantuan tersebut hingga kini belum dapat ditentukan karena masih dalam proses penyesuaian atau sinkronisasi dengan tahapan penyaluran berikutnya.

    “Penyaluran Jadup Tahap 9 masih dalam proses penyesuaian atau sinkronisasi dengan tahap-tahap berikutnya. Untuk hari dan tanggalnya belum dapat ditentukan, tetapi dipastikan tetap diselesaikan tahun ini,” kata Ayah Wa, Kamis (29/10/2026).

    Belum adanya kepastian jadwal penyaluran membuat masyarakat terdampak bencana masih harus menunggu realisasi bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

    Pemerintah daerah masih melakukan sinkronisasi tahapan penyaluran guna memastikan proses penyaluran Jadup Tahap 9 dapat berjalan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan.

    Masyarakat berharap proses penyesuaian tersebut dapat segera diselesaikan sehingga pemerintah bisa mengumumkan jadwal penyaluran secara jelas dan bantuan dapat diterima sesuai kebutuhan warga.

    Transparansi informasi mengenai perkembangan penyaluran juga dinilai penting agar masyarakat terdampak bencana memperoleh kepastian terkait realisasi bantuan yang mereka nantikan.***

    Editor : Syahrul Usman

  • Aceh Utara Siapkan Pelantikan Tagana Desa, Menteri Sosial Direncanakan Hadir

    Aceh Utara Siapkan Pelantikan Tagana Desa, Menteri Sosial Direncanakan Hadir

    ACEH UTARA | PASESATU.COM – Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, yang akrab disapa Ayah Wa, merencanakan pelantikan anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) di tingkat desa dengan melibatkan Menteri Sosial. Rencana tersebut berkaitan dengan dukungan anggaran yang berada di bawah kewenangan Kementerian Sosial.

    Menurut Ayah Wa, keterlibatan Menteri Sosial diperlukan karena dukungan anggaran untuk pelaksanaan kegiatan tersebut berkaitan dengan kewenangan pemerintah pusat melalui kementerian terkait.

    “Pelantikan anggota Tagana di tingkat desa ini berkaitan dengan dukungan anggaran dari Kementerian Sosial. Karena itu, pelaksanaannya direncanakan melibatkan langsung Menteri Sosial,” kata Ayah WA saat dikonfirmasi PASESATU, Kamis (29/10/2026). 

    Pembentukan Tagana di tingkat desa diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana, khususnya banjir dan tanah longsor yang kerap melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Utara.

    Keberadaan Tagana di desa juga diharapkan mampu mendukung penanganan keadaan darurat, membantu warga terdampak bencana, serta mempercepat koordinasi penanggulangan bencana dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.

    Selain itu, keberadaan personel Tagana di tingkat desa diharapkan dapat membantu meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat, termasuk mendukung proses evakuasi dan penyaluran bantuan bagi warga terdampak sesuai tugas dan kewenangannya.

    Ayah Wa diharapkan turut menegaskan pentingnya kesiapan personel, dukungan anggaran, serta ketersediaan sarana dan prasarana agar pembentukan Tagana di tingkat desa tidak hanya sebatas struktur organisasi, tetapi benar-benar dapat menjalankan fungsi kemanusiaan secara optimal.

    Dengan rencana tersebut, pembentukan Tagana di tingkat desa diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana di Kabupaten Aceh Utara.

    Editor: Syahrul Usman

  • Ayah Wa Targetkan Bantuan Sepeda Motor untuk Imum Chik Aceh Utara Tersalurkan Sebelum Desember

    Ayah Wa Targetkan Bantuan Sepeda Motor untuk Imum Chik Aceh Utara Tersalurkan Sebelum Desember

    ACEH UTARA | PASESATU.COM – Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil atau yang akrab disapa Ayah Wa, menargetkan pengadaan sekitar 416 unit sepeda motor untuk para Imum Chik atau imam besar masjid di Kabupaten Aceh Utara dapat disalurkan sebelum Desember 2026.

    Ayah Wa menyampaikan hal itu pada Kamis (29/10/2026). Ia menjelaskan, program bantuan sepeda motor tersebut direncanakan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Perubahan (APBK-P) Aceh Utara.

    Menurut Ayah Wa, bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang mobilitas para Imum Chik dalam menjalankan tugas keagamaan, termasuk kegiatan kemasjidan dan pembinaan umat di wilayah masing-masing.

    Bupati Aceh Utara, Ayah WA saat dikonfirmasi oleh wartawan pasesatu.com Abdul Rafar di Panton Labu, Kamis (29/10/2026). 

    Namun, ia menegaskan bahwa realisasi program tersebut masih bergantung pada hasil evaluasi anggaran serta kesiapan pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan pengadaan.

    Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Utara, Hadaini, saat dikonfirmasi Redaksi menyampaikan bahwa pihaknya saat ini masih menunggu kepastian hasil evaluasi anggaran yang turun melalui APBK-P untuk selanjutnya dilakukan eksekusi pengadaan.

    Pemkab Aceh Utara berharap program bantuan ini dapat direalisasikan sesuai target waktu yang direncanakan. Dengan demikian, kendaraan tersebut nantinya dapat mendukung kelancaran tugas para Imum Chik dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

    Pelaksanaan program juga diharapkan berjalan sesuai ketentuan, transparan, dan tepat sasaran sehingga bantuan benar-benar memberikan manfaat bagi para penerima.***

    Editor : Syahrul Usman