Penulis: admin

  • Sambut HUT ke-81 Brimob, Batalyon B Pelopor Kumpulkan 76 Kantong Darah

    Sambut HUT ke-81 Brimob, Batalyon B Pelopor Kumpulkan 76 Kantong Darah

    LHOKSEUMAWE | PASESATU.COM – Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Aceh menggelar aksi kemanusiaan melalui kegiatan donor darah bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh Utara di Aula Batalyon B Pelopor, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Korps Brimob Polri.

    Mengusung tema “Brimob Bersama Masyarakat”, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian Brimob terhadap kebutuhan darah sekaligus upaya memperkuat semangat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

    Aksi donor darah ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari personel Polres Lhokseumawe, Kodim 1013 Aceh Utara, Satuan Radar 102 Lhokseumawe, Lanal Lhokseumawe, Denpom IM/Lhokseumawe, Satpol PP dan WH, mahasiswa UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Bhayangkari Ranting Batalyon B Pelopor, hingga warga setempat.

    Dari pelaksanaan kegiatan tersebut, panitia berhasil mengumpulkan 76 kantong darah. Darah yang terkumpul diharapkan dapat menambah ketersediaan stok darah dan membantu pasien yang membutuhkan transfusi melalui pelayanan PMI.

    Komandan Batalyon (Danyon) B Pelopor Satbrimob Polda Aceh, Kompol Muzakkir, S.H., mengatakan bahwa donor darah merupakan wujud kepedulian terhadap sesama yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.

    Menurutnya, peringatan HUT Korps Brimob tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan pengabdian satuan, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

    Setiap pendonor, lanjutnya, turut berkontribusi dalam membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang menjalani perawatan medis.

    Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Aceh berharap kegiatan sosial semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Brimob, TNI, Polri, instansi terkait, mahasiswa, dan masyarakat.

    Melalui momentum HUT ke-81 Korps Brimob Polri, semangat “Brimob Bersama Masyarakat” diharapkan semakin nyata melalui berbagai aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.***

  • IE LOEN Ditargetkan Produksi 15.000 Galon per Hari

    IE LOEN Ditargetkan Produksi 15.000 Galon per Hari, PDAM Tirta Pase Layani 53.000 SR

    ACEH UTARA | PASESATU.COM – Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., yang akrab disapa Ayah Wa, meluncurkan produk air minum dalam kemasan (AMDK) bermerek Ie Loen di pabrik PDAM Tirta Pase, Gampong Meunasah Reudeup, Kecamatan Lhoksukon, Selasa (20/10/2026).

    Pabrik AMDK Ie Loen dirancang memiliki kapasitas produksi hingga 15.000 galon per hari. Sementara itu, PDAM Tirta Pase saat ini melayani sekitar 53.000 sambungan rumah (SR), dengan cakupan layanan sekitar 25 persen dari wilayah pelayanan yang menjadi tanggung jawab perusahaan.

    Peluncuran Ie Loen menjadi langkah pengembangan usaha PDAM Tirta Pase untuk memperluas pemasaran produk lokal sekaligus membuka peluang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Aceh Utara.

    Direktur PDAM Tirta Pase, Imran, S.T., M.S.M., menjelaskan bahwa produk Ie Loen tersedia dalam tiga pilihan kemasan, yakni botol 300 mililiter, botol 600 mililiter, dan galon berkapasitas 19 liter.

    Dalam sambutannya, Ayah Wa mengajak jajaran pemerintah daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sektor perbankan, dan masyarakat untuk mendukung pemasaran produk tersebut, termasuk mendorong instansi pemerintah menggunakan produk lokal.

    “Dengan bismillahirrahmanirrahim, produk AMDK Ie Loen pada hari ini, Selasa, 20 Oktober 2026, secara resmi saya luncurkan. Mudah-mudahan produk ini dapat meningkatkan pendapatan daerah. Mengenai harganya, di lapangan harus tetap disesuaikan dengan harga standar,” ujar Ayah Wa.***

  • Ayah Wa Luncurkan AMDK “IE LOEN”, PDAM Tirta Pase Bidik Peningkatan PAD Aceh Utara

    Ayah Wa Luncurkan AMDK"IE LOEN", PDAM Tirta Pase Bidik Peningkatan PAD Aceh Utara

    ACEH UTARA | PASESATU.COM – Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., yang akrab disapa Ayah Wa, meluncurkan produk air minum dalam kemasan (AMDK) bermerek Ie Loen di pabrik PDAM Tirta Pase, Gampong Meunasah Reudeup, Kecamatan Lhoksukon, Selasa (20/10/2026).

    Peluncuran produk tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mengembangkan usaha daerah, memperluas pemasaran produk lokal, dan meningkatkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    Produk Ie Loen disiapkan dalam tiga pilihan kemasan, yakni botol berukuran 300 mililiter, botol 600 mililiter, dan galon berkapasitas 19 liter. Fasilitas produksinya dirancang memiliki kapasitas hingga 15.000 galon per hari.

    Dalam sambutannya, Ayah Wa mengajak jajaran pemerintah daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sektor perbankan, serta masyarakat untuk mendukung pemasaran produk tersebut. Ia juga mendorong instansi pemerintah di lingkungan Kabupaten Aceh Utara menggunakan produk Ie Loen sebagai bentuk dukungan terhadap usaha daerah.

    “Dengan bismillahirrahmanirrahim, produk AMDK Ie Loen pada hari ini, Selasa, 20 Oktober 2026, secara resmi saya luncurkan. Mudah-mudahan produk ini dapat meningkatkan pendapatan daerah. Mengenai harganya, di lapangan harus tetap disesuaikan dengan harga standar,” ujar Ayah Wa.

    Soroti Investasi dan Kesejahteraan Karyawan

    Dalam kesempatan itu, Ayah Wa turut menyoroti dukungan anggaran pemerintah daerah terhadap pengembangan usaha PDAM Tirta Pase. Ia menyebutkan, total alokasi dana yang telah diberikan kepada perusahaan tersebut mencapai hampir Rp500 miliar.

    Menurutnya, dukungan investasi tersebut perlu diimbangi dengan kinerja perusahaan yang optimal, pengelolaan profesional, serta pengawasan yang ketat untuk mencegah kebocoran anggaran.

    Ia juga mengingatkan jajaran direksi agar memperhatikan kesejahteraan karyawan, termasuk memastikan pemenuhan hak dan pembayaran gaji tepat waktu.

    Ayah Wa menegaskan pentingnya kebersamaan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pembangunan daerah.

    “Pada kesempatan ini, saya mengajak seluruh jajaran pemerintah, unsur Forkopimda, sektor perbankan, dan seluruh elemen masyarakat Aceh Utara untuk senantiasa kompak, bersatu padu, dan bersemangat dalam membangkitkan berbagai sektor pembangunan demi tercapainya cita-cita mulia daerah,” katanya.

    PDAM Tirta Pase Layani 53.000 Sambungan Rumah

    Direktur PDAM Tirta Pase, Imran, S.T., M.S.M., menjelaskan bahwa perusahaan saat ini melayani sekitar 53.000 sambungan rumah (SR), dengan cakupan layanan sekitar 25 persen dari wilayah pelayanan yang menjadi tanggung jawab perusahaan.

    Ia memaparkan, pengembangan layanan air minum di Aceh Utara telah melalui sejumlah tahapan, mulai dari pengelolaan oleh Badan Pengelola Air Minum (BPAM) hingga pembangunan instalasi pengolahan air berkapasitas besar.

    Pada masa awal operasional, BPAM memiliki kapasitas produksi 55 liter per detik dengan 2.084 sambungan rumah. Sumber airnya berasal dari sumur dalam di Gampong Paya Leupah, Kecamatan Simpang Keuramat.

    Pengembangan infrastruktur kemudian berlanjut melalui sejumlah skema kerja sama dan pembiayaan. Pada 1989, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menjalin nota kesepahaman dengan Den Outer Management Service (DOM Service) dari Belanda dengan nilai investasi sekitar Rp307 miliar. Namun, setelah empat tahun tidak terealisasi, kontrak tersebut dihentikan pada 28 Februari 1996.

    Kerja sama selanjutnya dilakukan dengan PT Sarana Asa Putra Utama pada 1996. Namun, kerja sama tersebut berakhir pada 2000 akibat dampak krisis moneter.

    Pembangunan kembali dilanjutkan pada 2002 melalui pinjaman Asian Development Bank (ADB) dalam program PAMSUSD-P. Program tersebut menghasilkan pembangunan instalasi pengolahan air atau Water Treatment Plant (WTP) Krueng Pase berkapasitas 100 liter per detik yang diresmikan pada 2004.

    Pada 11 Maret 2006, instalasi pengolahan air Lhoksukon berkapasitas 150 liter per detik juga diresmikan. Menurut Imran, instalasi tersebut masih beroperasi hingga saat ini.

    Perkuat Tata Kelola dan Pemanfaatan Teknologi

    Imran mengatakan, PDAM Tirta Pase memprioritaskan pembenahan tata kelola perusahaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan revitalisasi sistem penyediaan air minum.

    Pada 2024, perusahaan bekerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh untuk menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG). Evaluasi terhadap penerapannya dilakukan setiap enam bulan.

    Pada 2025, PDAM Tirta Pase juga membangun ruang kendali berbasis Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA). Sistem yang dikembangkan oleh tenaga teknologi informasi lokal tersebut digunakan untuk memantau operasional 11 Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) secara waktu nyata.

    Selain pembenahan sistem operasional, perusahaan menata lahan seluas 1,3 hektare yang sebelumnya digunakan sebagai tempat penampungan lumpur menjadi ruang terbuka hijau dan kawasan wisata air.

    Kawasan tersebut juga direncanakan menjadi pusat edukasi pelestarian sumber daya air bagi pelajar serta lokasi pembangunan kantor pusat PDAM Tirta Pase.

    Ie Loen Dikembangkan untuk Perluas Akses Air Minum

    Khusus pengembangan AMDK Ie Loen, Imran menjelaskan bahwa fasilitas produksi dirancang untuk menghasilkan hingga 15.000 galon per hari. Produk tersebut tersedia dalam kemasan botol 300 mililiter, botol 600 mililiter, dan galon 19 liter.

    Ia juga menyampaikan bahwa inovasi air minum galon Ie Loen sebelumnya ditetapkan sebagai praktik baik (best practice) dalam laporan Voluntary National Review (VNR) terkait Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pada 2025.

    Menurut Imran, program tersebut melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam penyaluran air minum berkualitas dengan harga terjangkau.

    Skema tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap air minum sekaligus membuka peluang pemberdayaan ekonomi, terutama bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.

    Banjir Jadi Tantangan Pemulihan Layanan

    Di sisi lain, Imran mengakui bahwa kinerja keuangan perusahaan sempat terdampak bencana banjir yang merusak sejumlah infrastruktur pengolahan air, jaringan distribusi utama, jaringan distribusi bagi, serta sambungan rumah pelanggan.

    Kerusakan tersebut menjadi tantangan bagi perusahaan dalam memulihkan pelayanan sekaligus menjaga keberlanjutan operasional.

    Manajemen PDAM Tirta Pase menyatakan akan terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperkuat tata kelola perusahaan, dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

    Peluncuran AMDK Ie Loen diharapkan dapat membuka peluang pengembangan usaha daerah dan memberikan kontribusi terhadap PAD Aceh Utara. Keberhasilan upaya tersebut akan bergantung pada pengelolaan usaha, pemasaran produk, efisiensi operasional, serta kemampuan perusahaan menjaga kualitas dan keberlanjutan layanan air minum kepada masyarakat.***

    Editor : Syahrul Usman

  • Bupati Aceh Utara Ayah Wa Hadiri Maulid Nabi di SMPN 1 Tanah Jambo Aye

    Bupati Aceh Utara Ayah Wa Hadiri Maulid Nabi di SMPN 1 Tanah Jambo Aye

    ACEH UTARA | PASESATU.COM – Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil yang akrab disapa Ayah Wa, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMP Negeri 1 Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (20/10/2026).

    Kedatangan Bupati bersama rombongan disambut Kepala SMPN 1 Tanah Jambo Aye, Anwar, S.Pd., M.Pd., bersama tenaga pendidik, komite sekolah, dan para siswa. Kegiatan tersebut menjadi momentum silaturahmi antara pemerintah daerah dan keluarga besar sekolah.

    Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi bagian dari tradisi keagamaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengingat kembali keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

    Di lingkungan pendidikan, nilai-nilai seperti kejujuran, kedisiplinan, kesabaran, sikap saling menghormati, dan kepedulian terhadap sesama merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter peserta didik.

    Kehadiran Bupati Aceh Utara dalam kegiatan tersebut turut mewarnai peringatan Maulid Nabi di lingkungan sekolah. Kebersamaan antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, komite sekolah, dan siswa diharapkan dapat mempererat hubungan serta mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang harmonis.

    Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, para siswa diharapkan dapat meneladani akhlak Rasulullah, baik dalam pergaulan di sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai tersebut diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan ilmu pengetahuan dan kemampuan akademik.

    Pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga berperan dalam membentuk generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.

    Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMPN 1 Tanah Jambo Aye diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan di lingkungan sekolah.***

    Editor : Syahrul Usman

  • Siswi SMAN 1 Muara Batu Raih Juara I Lomba Poster A Fair for IAC 2026

    Siswi SMAN 1 Muara Batu Raih Juara I Lomba Poster A Fair for IAC 2026

    ACEH UTARA | PASESATU.COM – Nasywa Kamilah, siswi SMA Negeri 1 Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, berhasil meraih juara pertama dalam kompetisi poster (Poster Competition) pada ajang A Fair for IAC 2026 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Akuntansi Universitas Malikussaleh (Unimal), Lhokseumawe.

    Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMAN 1 Muara Batu sekaligus menunjukkan partisipasi pelajar dalam mengembangkan kreativitas melalui kompetisi di bidang seni dan desain visual.

    Melalui kompetisi tersebut, Nasywa berhasil menunjukkan kemampuannya dalam menuangkan ide dan gagasan ke dalam karya poster. Pencapaian ini diharapkan dapat memotivasi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi, meningkatkan kreativitas, dan berani mengikuti berbagai ajang kompetisi.

    Keluarga besar SMAN 1 Muara Batu turut menyampaikan ucapan selamat atas prestasi yang diraih Nasywa Kamilah. Apresiasi tersebut menjadi bentuk dukungan sekolah terhadap siswa yang berupaya mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi di bidang yang diminati.

    Prestasi ini juga menjadi dorongan bagi lingkungan sekolah untuk terus mendukung pengembangan bakat dan potensi peserta didik, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

    Dengan semangat belajar, kreativitas, dan dukungan dari lingkungan pendidikan, para pelajar diharapkan dapat terus berkarya serta meraih prestasi yang membanggakan.***

    Editor : Syahrul Usman

  • Peringati Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Polres Aceh Utara Gelar Donor Darah

    Peringati Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Polres Aceh Utara Gelar Donor Darah

    ACEH UTARA | PASESATU.COM – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Kepolisian Resor (Polres) Aceh Utara menggelar aksi donor darah di Aula Tribrata Mapolres Aceh Utara, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini diikuti Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H., para pejabat utama, kapolsek jajaran, dan personel Polres Aceh Utara.

    Kegiatan tersebut menjadi bagian dari bakti kesehatan Polri sekaligus upaya membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang memerlukan pelayanan medis.

    Sebelum mendonorkan darah, seluruh peserta menjalani sejumlah tahapan pemeriksaan. Proses diawali dengan registrasi, dilanjutkan pemeriksaan kesehatan untuk menentukan kelayakan pendonor, pengambilan darah, serta istirahat dan pemulihan setelah tindakan.

    Petugas Unit Donor Darah, dr. Dewi Candra, menjelaskan bahwa dari 50 personel yang mendaftarkan diri, sebanyak 35 orang dinyatakan memenuhi persyaratan untuk mendonorkan darah.

    “Dari 50 personel yang mendaftar, sebanyak 35 orang dapat mendonorkan darahnya. Sementara itu, peserta lainnya belum dapat mendonor karena tidak memenuhi persyaratan kesehatan setelah menjalani pemeriksaan awal,” kata Dewi.

    Menurut dia, kelayakan seseorang untuk mendonorkan darah ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan. Sejumlah faktor yang dapat menyebabkan calon pendonor belum memenuhi syarat antara lain tekanan darah di luar batas yang diperbolehkan, kadar hemoglobin yang tidak sesuai ketentuan, kondisi tubuh yang kurang sehat, serta kurang istirahat.

    Selain itu, riwayat kesehatan, penggunaan obat-obatan tertentu, dan jarak waktu sejak donor darah terakhir juga dapat menjadi pertimbangan petugas medis.

    Pemeriksaan awal tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan pendonor sekaligus memastikan darah yang dikumpulkan memenuhi persyaratan untuk digunakan oleh penerima.

    Sementara itu, Kapolres Aceh Utara melalui Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) AKP Bambang menyampaikan bahwa kegiatan donor darah merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan kemanusiaan.

    Menurut Bambang, pengabdian Polri kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat secara langsung.

    “Melalui kegiatan donor darah ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir melalui aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Bambang.

    Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian bakti kesehatan Humas Polri yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-75 Humas Polri di berbagai wilayah Indonesia.

    Dari pelaksanaan kegiatan di Polres Aceh Utara, terkumpul 35 kantong darah. Darah tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan persediaan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Utara, terutama untuk pasien yang membutuhkan transfusi dalam kondisi darurat maupun penanganan medis lainnya.

    Bambang berharap kegiatan serupa dapat terus menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan kepolisian dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan darah.

    “Kami berharap partisipasi personel Polres Aceh Utara dan Polsek jajaran dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Semoga darah yang disumbangkan dapat membantu menyelamatkan nyawa dan menjadi amal kebaikan bagi para pendonor,” tutupnya.***

  • Sayuti Achmad Serahkan Dukungan dari 15 Daerah untuk Maju sebagai Calon Ketua PWI Aceh

    Sayuti Achmad Serahkan Dukungan dari 15 Daerah untuk Maju sebagai Calon Ketua PWI Aceh

    BANDA ACEH | PASESATU.COM – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lhokseumawe, Sayuti Achmad, menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon Ketua PWI Aceh periode 2026–2031 kepada panitia Konferensi Provinsi (Konferprov) XIII PWI Aceh, Senin (19/10/2026). Dalam pendaftaran tersebut, Sayuti turut menyertakan berkas dukungan awal dari 15 daerah di Aceh.

    Penyerahan berkas berlangsung di Kantor PWI Aceh, kawasan Simpang Lima, Banda Aceh. Sayuti hadir bersama rombongan dan menyerahkan dokumen pendaftaran kepada tim Steering Committee (SC).

    Kedatangan Sayuti disambut Ketua SC Konferprov XIII PWI Aceh, Azwani Awi, bersama Sekretaris SC, Iranda Novandi; Ketua Pokja Verifikasi, Imran Joni; anggota Pokja Kuorum Persidangan, Azhari Usman; serta sejumlah panitia lainnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Sayuti menyatakan kesiapannya mengikuti proses pemilihan Ketua PWI Aceh. Ia menyampaikan optimisme terhadap pencalonannya.

    “Kami datang untuk menang,” kata Sayuti.

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada anggota PWI yang telah memberikan dukungan terhadap langkahnya mengikuti kontestasi kepemimpinan organisasi profesi wartawan di Aceh tersebut.

    Sayuti berharap seluruh tahapan Konferprov XIII PWI Aceh berjalan lancar sesuai dengan ketentuan organisasi. Ia juga berharap PWI Aceh terus berkembang menjadi organisasi yang profesional serta mampu menjaga marwah pers di Aceh.

    “Kami juga berharap PWI Aceh terus berkembang menjadi organisasi yang lebih profesional dan mampu menjaga marwah pers di Aceh,” ujarnya.

    Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Sayuti Achmad, Gito Rolies, mengatakan pihaknya masih menerima berkas dukungan dari anggota PWI Aceh untuk mendukung pencalonan Sayuti sebagai Ketua PWI Aceh periode 2026–2031.

    Gito mengajak anggota PWI Aceh untuk membangun kebersamaan dan mendukung penguatan organisasi agar semakin solid, profesional, serta mampu meningkatkan kualitas wartawan di Aceh.

    “Kami mengajak kawan-kawan PWI Aceh untuk berjalan bersama Sayuti Achmad. Mari kita bangun kebersamaan dan membawa PWI Aceh menjadi organisasi yang semakin profesional, solid, serta mampu memperjuangkan kepentingan dan meningkatkan kualitas wartawan di Aceh,” ujar Gito, yang juga menjabat Sekretaris Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) wilayah Aceh.

    Di sisi lain, Ketua SC Konferprov XIII PWI Aceh, Azwani Awi, mengatakan panitia akan memeriksa seluruh berkas dukungan yang diserahkan para bakal calon untuk memastikan kesesuaiannya dengan persyaratan dan ketentuan yang berlaku.

    Menurut Azwani, panitia berkomitmen menjalankan seluruh tahapan konferensi secara objektif dan tidak memihak kepada bakal calon tertentu.

    “Panitia berkomitmen menjalankan seluruh tahapan konferensi secara objektif dan tidak memihak kepada bakal calon tertentu,” tegasnya.

    Ia menambahkan, seluruh pihak yang terlibat diharapkan menghormati mekanisme dan ketentuan organisasi selama proses Konferprov XIII PWI Aceh berlangsung.

    Azwani juga menegaskan bahwa netralitas merupakan prinsip penting yang harus dijaga oleh seluruh panitia. Ia menyebutkan, tindakan akan diambil terhadap anggota panitia yang terbukti melanggar prinsip netralitas dalam menjalankan tugasnya.***

    Editor : Syahrul Usman

  • Tokoh Masyarakat Desak Kapolres Aceh Timur Berantas Narkoba di Madat hingga ke Akar Jaringan

    Tokoh Masyarakat Desak Kapolres Aceh Timur Berantas Narkoba di Madat hingga ke Akar Jaringan

    ACEH TIMUR | PASESATU.COM – Tokoh masyarakat Kecamatan Madat, Masri, meminta Kapolres Aceh Timur, AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K., mengambil langkah konkret untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah tersebut, termasuk mengungkap jaringan pemasoknya.

    Permintaan itu disampaikan Masri dalam pertemuan silaturahmi Kapolres Aceh Timur bersama unsur Muspika, tokoh agama, tokoh masyarakat, para imum mukim, forum keuchik, dan warga di Caffe Halimon, Desa Tanjong Minjei, Kecamatan Madat, Senin (19/10/2026).

    Dalam pertemuan tersebut, Masri berharap persoalan peredaran narkoba di Kecamatan Madat mendapat perhatian serius dan ditindaklanjuti melalui upaya penegakan hukum yang nyata serta berkelanjutan.

    “Harapan kami, ini bukan hanya seremonial, tetapi harus ada tindakan konkret untuk memberantas peredaran narkoba di Kecamatan Madat, mulai dari yang kecil hingga ke akar-akarnya. Kami ingin masyarakat hidup lebih aman dan generasi muda terlindungi dari bahaya narkoba,” ujar Masri.

    Menurutnya, peredaran narkoba merupakan persoalan serius yang dapat mengancam masa depan generasi muda, memengaruhi keharmonisan keluarga, serta mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Karena itu, ia berharap kepolisian tidak hanya menindak pelaku di tingkat peredaran, tetapi juga menelusuri jaringan pemasok dan pihak-pihak yang terlibat berdasarkan hasil penyelidikan dan bukti yang sah.

    Masri juga berharap upaya pemberantasan narkoba diimbangi dengan langkah pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, serta kerja sama antara kepolisian, tokoh masyarakat, dan perangkat gampong.

    Pertemuan tersebut diharapkan menjadi sarana memperkuat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk mendorong penanganan persoalan narkoba secara berkelanjutan.

    Bagi masyarakat Kecamatan Madat, upaya pemberantasan narkoba menjadi salah satu harapan untuk menciptakan lingkungan yang aman sekaligus melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika.***

    Editor : Syahrul Usman

  • Abu Sofyan Suri Peusijuk Kapolres Aceh Timur, Perkuat Silaturahmi dengan Ulama

    Abu Sofyan Suri Peusijuk Kapolres Aceh Timur, Perkuat Silaturahmi dengan Ulama

    ACEH TIMUR | PASESATU.COM – Pimpinan Pesantren Darul Abrar, Abu Sofyan Suri, melaksanakan prosesi peusijuk atau tepung tawar untuk Kapolres Aceh Timur, AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K., di Caffe Halimon, Desa Tanjong Minjei, Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur, Senin (19/10/2026).

    Prosesi adat tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus doa agar Kapolres Aceh Timur senantiasa diberikan keselamatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas, serta mampu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Peusijuk merupakan tradisi masyarakat Aceh yang mengandung nilai-nilai doa, keberkahan, dan harapan baik. Tradisi ini juga menjadi salah satu bentuk penghormatan terhadap adat istiadat setempat sekaligus sarana mempererat silaturahmi antara tokoh agama, kepolisian, dan masyarakat.

    Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan hubungan antara Polres Aceh Timur dengan tokoh agama serta masyarakat di Kecamatan Madat.

    Dalam konteks pelayanan publik, semangat Polri Presisi yang merupakan singkatan dari prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan diharapkan dapat diwujudkan melalui pelayanan yang humanis, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.

    Hubungan yang baik antara kepolisian, ulama, dan masyarakat juga diharapkan dapat mendukung upaya menjaga kerukunan, mencegah potensi gangguan keamanan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

    Melalui kegiatan yang mengedepankan penghormatan terhadap adat istiadat dan nilai-nilai keagamaan tersebut, sinergi antara Polres Aceh Timur, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Aceh Timur.***

    Editor : Syahrul Usman

  • Cegah Hoaks dan Perundungan, Polsek Tanah Jambo Aye Edukasi Siswa SMPN 1

    Cegah Hoaks dan Perundungan, Polsek Tanah Jambo Aye Edukasi Siswa SMPN 1

    ACEH UTARA | PASESATU.COM – Polsek Tanah Jambo Aye, Polres Aceh Utara, memberikan edukasi kepada siswa SMP Negeri 1 Tanah Jambo Aye mengenai bahaya penyebaran berita bohong (hoaks) dan perundungan (bullying). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran pelajar dalam menggunakan teknologi secara bijak serta membangun lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan.

    Berdasarkan pantauan di lokasi, Senin (19/10/2026), kegiatan yang dikemas dalam program Polisi Peduli Pendidikan (Polidik) tersebut dimulai pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini melibatkan personel Polsek Tanah Jambo Aye, Kepala SMP Negeri 1 Tanah Jambo Aye, Anwar, S.Pd., M.Pd., serta dewan guru.

    Dalam sosialisasi tersebut, personel kepolisian memberikan pemahaman kepada para siswa tentang dampak negatif penyebaran hoaks, termasuk risiko membagikan berita, foto, dan video tanpa memeriksa kebenaran informasi serta tanpa memperhatikan privasi dan hak pihak yang bersangkutan.

    Para siswa juga diimbau agar lebih bijak dalam menggunakan telepon seluler dan media sosial, tidak mudah meneruskan informasi yang belum terverifikasi, serta menghindari tindakan perundungan, baik secara langsung maupun melalui media digital.

    Selain itu, personel kepolisian mengingatkan pentingnya menjaga etika dan sopan santun dalam kehidupan sehari-hari. Para siswa diajak untuk menghormati guru dan orang yang lebih tua, menjaga perilaku di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah, serta membangun hubungan pertemanan yang dilandasi sikap saling menghargai.

    Melalui program Polidik, Polsek Tanah Jambo Aye berharap para pelajar semakin memahami dampak penyebaran hoaks dan perundungan serta mampu menerapkan perilaku yang bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari maupun saat menggunakan teknologi digital.

    Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana kondusif. Edukasi ini menjadi bagian dari upaya preventif kepolisian bersama pihak sekolah untuk meningkatkan kesadaran pelajar sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi proses belajar mengajar.***

    Editor : Syahrul Usman