ACEH UTARA | PASESATU.COM — Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil atau yang akrab disapa Ayah Wa mendesak Direksi PT Bank Aceh Syariah segera merealisasikan pembangunan gedung kantor cabang di Kabupaten Aceh Utara. Gedung tersebut direncanakan berdiri di atas lahan eks Terminal Bus Lhoksukon dengan target pembangunan paling lambat pada 2027.

Lahan eks terminal yang berada di Gampong Ceubrek, Kecamatan Lhoksukon, itu telah ditetapkan sebagai penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Aceh Utara kepada PT Bank Aceh Syariah melalui mekanisme inbreng atau penyertaan modal dalam bentuk aset.

Baca Juga

Ratusan Geuchik Keluhkan Pelayanan Bank Aceh Syariah Capem Matangkuli

Berdasarkan Qanun Kabupaten Aceh Utara Nomor 2 Tahun 2022, nilai tanah dan bangunan tersebut mencapai Rp24,592 miliar dengan luas lahan 10.409 meter persegi. Aset itu dikonversikan menjadi saham Pemerintah Kabupaten Aceh Utara di Bank Aceh Syariah.

Dalam qanun tersebut, aset eks Terminal Lhoksukon secara khusus diperuntukkan bagi pembangunan gedung Kantor PT Bank Aceh Syariah Cabang Lhoksukon. Dengan demikian, pemanfaatan lahan tersebut telah memiliki dasar hukum melalui regulasi daerah.

Baca Juga

Bank Aceh Syariah ( BAS) Cabang Pembantu(Capem) Panton Labu Kembali Beroperasi, Layanan ATM Belum Aktif Akibat Terendam Banjir

Ayah Wa mengatakan peningkatan fasilitas dan perluasan jaringan pelayanan perbankan diperlukan untuk memberikan kemudahan serta kenyamanan kepada masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan. Apalagi, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara merupakan salah satu pemegang saham Bank Aceh.

Selain mendorong pembangunan gedung baru di Lhoksukon, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara juga telah mengajukan pembentukan kantor layanan atau kantor cabang Bank Aceh di Kecamatan Seunuddon.

Usulan tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan perbankan sekaligus mempermudah masyarakat mengakses berbagai layanan keuangan tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

“Pemkab Aceh Utara juga telah mengajukan pembentukan kantor layanan atau cabang baru di Kecamatan Seunuddon untuk mempermudah akses transaksi bagi warga setempat,” kata Ayah Wa, Sabtu, 7 November 2026.

Ayah Wa berharap Direksi Bank Aceh segera menindaklanjuti dukungan pemerintah daerah, baik melalui penyertaan modal berupa aset untuk pembangunan gedung di Lhoksukon maupun usulan perluasan jaringan pelayanan di Seunuddon.

Baca Juga

Bank Aceh Capem Panton Labu Belum Beroperasi, Warga Mulai Resah

Menurut dia, pengembangan infrastruktur perbankan perlu berjalan seiring dengan kebutuhan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi Aceh Utara.

Pembangunan gedung kantor cabang di Lhoksukon serta penambahan layanan perbankan di Seunuddon diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan di wilayah Aceh Utara.(Abdul Rafar)***