ACEH UTARA | PASESATU.COM — Insiden memilukan yang terjadi di Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Rabu (4/11/2026), saat berlangsungnya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, menuai keprihatinan berbagai kalangan. Peristiwa tersebut dilaporkan merenggut satu nyawa dan menyebabkan sejumlah warga lainnya mengalami luka-luka.

 

Menyikapi tragedi tersebut, Anggota DPRK Aceh Utara, Zulkifli yang akrab disapa Joel Panton, menyampaikan keprihatinan mendalam. Ia mengingatkan bahwa keselamatan dan nyawa manusia harus menjadi prioritas utama dalam setiap tindakan maupun penanganan persoalan di tengah masyarakat.

 

“Tidak ada persoalan yang lebih berharga daripada nyawa manusia. Apa pun alasannya, setiap penanganan situasi harus tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan agar tidak kembali menimbulkan korban jiwa,” tegas Joel, pada Kamis (05/11/2026).

 

Menurutnya, setiap persoalan yang melibatkan masyarakat harus diselesaikan melalui pendekatan dialogis, persuasif, serta mengedepankan supremasi hukum. Ia menilai, segala bentuk tindakan yang berpotensi mengancam keselamatan warga sipil harus menjadi perhatian serius dan dievaluasi secara menyeluruh.

 

Joel juga mendesak pihak berwenang agar mengusut insiden tersebut secara objektif, transparan, dan profesional. Pengungkapan fakta secara utuh dinilai penting untuk memastikan penyebab kejadian, menghindari simpang siur informasi, sekaligus memberikan kepastian hukum dan keadilan bagi semua pihak.

 

Selain itu, ia meminta pemerintah dan instansi terkait memberikan perhatian maksimal kepada para korban, termasuk memastikan pelayanan medis bagi warga yang terluka serta memberikan pendampingan kepada keluarga korban meninggal dunia.

 

“Kita tidak ingin peristiwa seperti ini meninggalkan luka berkepanjangan bagi masyarakat. Aceh telah melalui perjalanan panjang untuk merawat perdamaian. Karena itu, jangan sampai nilai-nilai kemanusiaan dan kedamaian yang sudah kita bangun bersama justru tercederai,” ujarnya.

 

Joel turut mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta menahan diri dari penyebaran informasi yang belum terverifikasi. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat memberikan ruang kepada aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional dan mengungkap kejadian tersebut secara terang benderang.

 

“Keadilan harus ditegakkan, tetapi kemanusiaan tidak boleh dikorbankan. Jangan sampai perbedaan dan persoalan apa pun menjadi alasan hilangnya nyawa manusia. Mari kita jaga kedamaian Aceh dengan mengutamakan dialog, keadilan, dan penyelesaian yang beradab,” tutup Joel Panton.***