ACEH UTARA | PASESATU.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara berencana membangun gedung baru Rumah Sakit dr. Muchtar Hasbi beserta berbagai fasilitas pendukungnya pada tahun 2027. Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat akses masyarakat terhadap layanan medis rujukan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, yang akrab disapa Ayah Wa, pada Jumat (30/10/2026).
Menurut Ayah Wa, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara telah melakukan koordinasi dengan Menteri Kesehatan Republik Indonesia dan Presiden terkait rencana pembangunan serta pengembangan fasilitas rumah sakit tersebut.
Selain pembangunan fisik, Bupati juga mengusulkan agar status Rumah Sakit dr. Muchtar Hasbi ditingkatkan menjadi rumah sakit rujukan regional yang dapat melayani masyarakat dari sejumlah kabupaten tetangga.
Usulan tersebut dinilai strategis mengingat posisi rumah sakit yang berada di wilayah tengah Aceh Utara. Dengan peningkatan status tersebut, masyarakat dari daerah sekitar diharapkan tidak lagi harus menempuh perjalanan terlalu jauh untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Selama ini, pasien yang membutuhkan pelayanan rujukan tertentu harus menempuh perjalanan hingga sekitar 150 kilometer menuju Banda Aceh. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi pasien dalam keadaan kritis yang membutuhkan penanganan medis secepat mungkin.
Kehadiran rumah sakit rujukan regional di Aceh Utara diharapkan dapat memangkas jarak tempuh rujukan, mempercepat penanganan pasien, serta meminimalisir risiko pasien meninggal dunia dalam perjalanan akibat keterlambatan mendapatkan pelayanan medis.
Ayah Wa juga merencanakan agar rumah sakit baru tersebut memiliki fasilitas dan kemampuan pelayanan mendekati Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin, meskipun dengan klasifikasi atau tipe di bawahnya sebagai rumah sakit rujukan daerah.
Rencana pembangunan ini diharapkan menjadi langkah penting dalam memperluas pemerataan pelayanan kesehatan di Aceh.
Masyarakat Aceh Utara dan kabupaten sekitarnya pun menantikan realisasi pembangunan tersebut agar pelayanan kesehatan berkualitas dapat diakses lebih dekat, cepat, dan memadai.***
Editor : Syahrul Usman
Tinggalkan Balasan