Maulid Nabi di SMKN 1 Tanah Jambo Aye, Fardian, M.Kom. Ajak Tanamkan Keteladanan Rasulullah

Ditulis oleh

di

Maulid Nabi di SMKN 1 Tanah Jambo Aye, Fardian, M.Kom. Ajak Tanamkan Keteladanan Rasulullah

ACEH UTARA | PASESATU.COM – SMK Negeri 1 Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Desa Sama Kurok tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman dan akhlak mulia di lingkungan pendidikan.

Peringatan Maulid Nabi tahun ini mengusung tema “Mari Tanamkan Keteladanan Nabi Muhammad SAW, Demi Mencapai Keberkahan dari Allah SWT untuk Dunia dan Akhirat.”

Kepala SMKN 1 Tanah Jambo Aye, Fardian, M.Kom., menjadi bagian penting dalam kegiatan keagamaan yang dihadiri berbagai unsur pemerintahan, tenaga pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Turut hadir unsur Muspika Kecamatan Tanah Jambo Aye, staf Puskesmas Tanah Jambo Aye, insan pers, staf pengajar dari berbagai sekolah di Kecamatan Tanah Jambo Aye, staf Cabang Dinas Pendidikan Aceh Utara, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga lainnya.

Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap pendidikan keagamaan, sekaligus memperkuat hubungan antara pihak sekolah, pemerintah, tenaga kesehatan, insan pers, dan masyarakat.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan kesempatan untuk kembali menghayati perjuangan serta meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi dunia pendidikan, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW, seperti kejujuran, amanah, kesabaran, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap sesama, memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.

Melalui kegiatan ini, keluarga besar SMKN 1 Tanah Jambo Aye diharapkan semakin memperkuat ukhuwah Islamiyah serta membangun generasi yang tidak hanya memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga beriman, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia.

Momentum Maulid Nabi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pendidikan yang bermakna tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kepribadian peserta didik sesuai nilai-nilai agama dan norma masyarakat.***

Editor : Syahrul Usman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *