ACEH UTARA | PASESATU.COM — PT Bayer Indonesia bersama Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Aceh Utara memperkuat pembinaan petani dengan mendorong peningkatan produktivitas hingga 10 ton per hektare. Program tersebut juga menyasar generasi muda untuk meningkatkan keterampilan budidaya dan mendukung ketahanan pangan.
Komitmen itu disampaikan dalam Festival VAYEGO dan Panen Raya di Lapangan Bumi Gas, Gampong Blang Jruen, Kecamatan Tanah Luas, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan tersebut turut melibatkan unsur Muspika Kecamatan Tanah Luas.
Territory Manager Bayer Aceh, Syafi’i M. Nur, mengatakan pihaknya terus melakukan pendampingan kepada petani, termasuk mereka yang baru memulai usaha di sektor pertanian. Menurutnya, hampir 500 petani muda di Aceh Utara telah mendapatkan pembinaan untuk mendukung peningkatan hasil panen.
“Tim Bayer Aceh secara konsisten melakukan pembinaan terhadap petani, termasuk petani pemula. Saat ini, hampir 500 petani muda di Aceh Utara telah kami bina untuk mendorong pencapaian hasil panen hingga 10 ton per hektare,” ujar Syafi’i.
Pendampingan tersebut mencakup peningkatan pemahaman mengenai pengelolaan tanaman, pengendalian hama dan penyakit, serta penggunaan sarana produksi sesuai kebutuhan tanaman dan kondisi lahan.
Bayer juga memanfaatkan lahan percontohan atau demplot sebagai tempat sosialisasi teknik budidaya. Melalui kegiatan tersebut, petani dapat mempelajari praktik pertanian secara langsung sekaligus melihat penerapan metode yang diarahkan untuk meningkatkan produktivitas.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Aceh Utara, Ir. Mirza Gunawan, S.T., M.A.P., CPSp., CCMS, menyambut baik keterlibatan Bayer dalam meningkatkan kapasitas petani di daerah tersebut.
Menurut Mirza, kerja sama antara pemerintah, perusahaan, organisasi petani, dan pelaku usaha tani perlu diperkuat untuk mendorong kemajuan sektor pertanian. Upaya pembinaan dan pertukaran pengetahuan dinilai penting dalam mempersiapkan petani agar mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan.
Ia juga menyebutkan bahwa langkah tersebut sejalan dengan visi Tani Merdeka Indonesia dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.
Melalui pembinaan berkelanjutan dan penerapan teknik budidaya yang tepat, peningkatan produktivitas diharapkan berjalan seiring dengan tumbuhnya keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian. Sinergi berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat daya saing pertanian Aceh Utara sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah dan nasional.***
Editor : Syahrul Usman

Tinggalkan Balasan