Waspada! BMKG Kembali Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem untuk Puluhan Wilayah Aceh

Ditulis oleh

di

Waspada! BMKG Kembali Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem untuk Puluhan Wilayah Aceh


ACEH | PASESATU.COM — Warga di puluhan wilayah Aceh diminta meningkatkan kewaspadaan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh kembali memperbarui peringatan dini cuaca yang mencakup sejumlah kabupaten dan kota, dengan kondisi tersebut diperkirakan masih berlangsung hingga pukul 20.19 WIB.

Peringatan ini mencakup wilayah yang cukup luas, mulai dari Pidie, Aceh Utara, Simeulue, Aceh Singkil, Bireuen, Aceh Barat Daya, Gayo Lues, Nagan Raya, Aceh Tamiang, Bener Meriah, Pidie Jaya hingga sejumlah wilayah perkotaan.

Masyarakat di daerah yang masuk dalam peringatan dini diminta tidak mengabaikan perubahan cuaca, terutama ketika kondisi mulai memburuk. Warga yang beraktivitas di luar rumah juga diharapkan memperhatikan pembaruan informasi BMKG.

Di Aceh Utara, peringatan mencakup Baktiya, Dewantara, Kuta Makmur, Lhoksukon, Matangkuli, Muara Batu, Meurah Mulia, Samudera, Seunuddon, Syamtalira Aron, Syamtalira Bayu, Tanah Luas, Tanah Pasir, Tanah Jambo Aye, Nisam, Cot Girek, Langkahan, Baktiya Barat, Paya Bakong, Nibong, Simpang Kramat, Lapang, Pirak Timur, Banda Baro, dan Nisam Antara.

Sementara di Pidie, wilayah yang tercantum antara lain Tanjong, Kota Sigli, Mila, Muara Tiga, Mutiara, Padang Tiji, Peukan Baro, Pidie, Sakti, Simpang Tiga, Tiro/Truseb, Keumala, Mutiara Timur, Grong-Grong, Glumpang Baro, dan Titeue.

Di Simeulue, wilayah yang masuk peringatan yakni Simeulue Tengah, Salang, Teupah Barat, Simeulue Timur, Teluk Dalam, Simeulue Barat, Teupah Selatan, Alapan, Teupah Tengah, dan Simeulue Cut.

Kemudian Aceh Singkil meliputi Singkil, Gunung Meriah, Kota Baharu, Singkil Utara, Suro Makmur, Singkohor, Kuala Baru, dan Pulau Banyak Barat.

Untuk Bireuen, wilayah yang tercantum adalah Peudada, Jeumpa, Peusangan, Makmur, Gandapura, Jangka, Kota Juang, Kuala, dan Kuta Blang.

Di Aceh Barat Daya, peringatan meliputi Blang Pidie, Manggeng, Susoh, Kuala Batee, Babah Rot, Setia, Jeumpa, dan Lembah Sabil. Sementara Gayo Lues mencakup Terangun.

Untuk Nagan Raya, wilayah yang masuk antara lain Kuala, Darul Makmur, Kuala Pesisir, Tadu Raya, Tripa Makmur, dan Beutong Ateuh Banggalang.

Di Aceh Tamiang, peringatan mencakup Manyak Payed, Bendahara, Karang Baru, Seruway, Rantau, Banda Mulia, dan Sekerak.

Sementara Bener Meriah meliputi Pintu Rime Gayo, Bandar, Wih Pesam, Bener Kelipah, Mesidah, dan Gajah Putih.

Di Pidie Jaya, wilayah yang tercantum adalah Meureudu, Ulim, Jangka Buaya, Meurah Dua, Bandar Baru, Panteraja, dan Trienggadeng.

Untuk kawasan perkotaan, peringatan mencakup sejumlah kecamatan di Banda Aceh, Lhokseumawe, Langsa, dan Subulussalam.

Di Banda Aceh meliputi Baiturrahman, Kuta Alam, Meuraxa, Syiah Kuala, Lueng Bata, Kuta Raja, Banda Raya, Jaya Baru, dan Ulee Kareng.

Di Lhokseumawe mencakup Muara Dua, Blang Mangat, dan Muara Satu. Sementara Langsa meliputi Langsa Timur, Langsa Barat, Langsa Kota, Langsa Lama, dan Langsa Baro.

Adapun di Subulussalam mencakup Simpang Kiri, Penanggalan, Rundeng, dan Longkib.

Dengan cakupan peringatan yang meliputi banyak wilayah, masyarakat diimbau tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca dari BMKG. Pengguna jalan perlu mengantisipasi kondisi jalan licin dan berkurangnya jarak pandang apabila hujan turun dengan intensitas tinggi.

Warga yang berada di kawasan rawan genangan, banjir, pohon tumbang, atau dampak angin kencang juga perlu meningkatkan kewaspadaan.

Informasi Prakirawan BMKG Aceh menyebutkan kondisi yang menjadi bagian dari peringatan dini tersebut diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 20.19 WIB.

Masyarakat diimbau menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca dan segera mencari tempat aman apabila terjadi hujan deras yang disertai petir atau angin kencang.***

Editor : Syahrul

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *