Tatapan Kecil yang Menyimpan Trauma Bencana

Ditulis oleh

di

Tatapan Kecil yang Menyimpan Trauma Bencana

ACEH UTARA | PASESATU.COM — Suasana haru terlihat di SD Negeri 6 Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, saat seorang siswi kelas 3 bernama Rauzatul Jannah menampilkan pertunjukan seni bertema banjir bandang yang pernah melanda Aceh.

Dalam penampilan sederhana di ruang kelas sekolahnya, Rauzatul Jannah tampil tenang sambil memperagakan suasana saat bencana terjadi. Ekspresi dan gerakannya menggambarkan ketakutan serta kesedihan yang pernah dirasakan anak-anak ketika menghadapi musibah banjir.

Penampilan tersebut mendapat perhatian para guru dan orang tua murid karena dinilai menyampaikan pesan mendalam tentang dampak bencana terhadap kondisi psikologis anak. Meski masih berusia dini, anak-anak yang pernah berada di lingkungan terdampak bencana sering kali menyimpan ingatan yang membekas dalam kehidupan mereka.

Banjir bandang tidak hanya menyebabkan kerusakan rumah dan fasilitas umum, tetapi juga dapat meninggalkan trauma bagi anak-anak. Rasa takut saat hujan turun, kekhawatiran ketika air mulai naik, hingga pengalaman berada di pengungsian menjadi bagian dari ingatan yang sulit dilupakan.

Melalui pertunjukan seni tersebut, sekolah berupaya memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan perasaan dan pengalaman mereka dengan cara yang positif dan edukatif. Pendekatan seni dinilai dapat membantu anak-anak menyampaikan emosi tanpa tekanan serta menjadi bagian dari proses pemulihan psikologis pascabencana.

Guru di sekolah setempat berharap anak-anak yang pernah mengalami situasi darurat dapat terus mendapatkan pendampingan dan dukungan dari keluarga maupun lingkungan sekitar. Perhatian terhadap kesehatan mental anak dinilai penting agar mereka dapat tumbuh dengan rasa aman dan percaya diri.

Penampilan Rauzatul Jannah menjadi pengingat bahwa di balik setiap bencana, terdapat anak-anak yang membutuhkan perhatian, perlindungan, dan dukungan agar dapat kembali menjalani masa kecil mereka dengan penuh harapan.***

Penulis : Abdul Rafar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *