Lampu Lalu Lintas Tak Berfungsi di Panton Labu, Kapolres dan Bupati Turun Tangan

Ditulis oleh

di

ACEH UTARA | PASESATU.COM — Lampu lalu lintas di Simpang Empat Kota Panton Labu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, yang terletak di ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan–Banda Aceh, dilaporkan telah lama tidak berfungsi. Hingga awal Juni 2025 ini, belum terlihat adanya perbaikan dari pihak terkait.

Menanggapi laporan masyarakat, Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti bersama Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil (Ayahwa), dan Kasat Lantas AKP Muhammad Jamil melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Selasa, 3 Juni 2025. Fokus utama kunjungan tersebut adalah mengecek keberadaan rambu dan kondisi lampu lalu lintas yang dilaporkan tidak berfungsi.

“Lampu lalu lintas yang mati di simpang ini sangat mengganggu kelancaran arus kendaraan dan berpotensi menyebabkan kecelakaan. Oleh karena itu, kami segera turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisinya,” ujar AKBP Nanang.

Ia menyebutkan bahwa persoalan lampu merah yang tidak menyala harus segera ditangani secara lintas instansi. Koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh Utara dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh akan segera dilakukan untuk mempercepat perbaikan.

“Kami berharap permasalahan ini bisa segera ditindaklanjuti agar tidak ada korban jiwa akibat kecelakaan di titik simpang padat ini,” tegasnya.

Kapolres juga menyoroti bahwa tanpa lampu lalu lintas yang berfungsi, kendaraan dari empat arah tiba bersamaan tanpa pengaturan yang jelas, memicu kemacetan dan potensi tabrakan.

Senada dengan itu, Bupati Aceh Utara Ayahwa menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah cepat kepolisian dalam mengatasi persoalan tersebut. Ia menekankan bahwa keselamatan pengguna jalan adalah prioritas bersama.

“Pemerintah daerah sangat mendukung upaya penataan lalu lintas ini. Lampu merah adalah fasilitas penting yang tidak boleh dibiarkan mati terlalu lama. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas meskipun dalam kondisi lampu tidak berfungsi,” kata Ayahwa.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan membantu percepatan koordinasi dengan instansi terkait agar solusi teknis segera diterapkan. Ayahwa juga mengingatkan bahwa peningkatan keselamatan jalan merupakan bagian dari upaya nasional untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas.

“Jika semua pihak berkomitmen, maka lalu lintas di simpang ini bisa kembali tertib dan aman,” tutupnya.

 

Diberitakan sebelumnya, Kondisi ini dikeluhkan oleh sejumlah pengguna jalan karena dinilai menyebabkan kemacetan, terutama pada pagi dan sore hari saat aktivitas masyarakat meningkat, termasuk waktu masuk dan pulang sekolah.

“Sudah bertahun-tahun lampu penyebrangan ini mati. Sampai sekarang belum ada tanda-tanda akan diperbaiki,” ujar Putra, salah satu warga sekitar, Senin (2/6/2025).

 

Putra menambahkan bahwa situasi lalu lintas di kawasan tersebut kerap semrawut, khususnya pada jam-jam sibuk. Ia berharap pihak terkait dapat segera melakukan perbaikan agar lalu lintas kembali tertib dan aman.

“Sebagai warga di sini, saya berharap lampu lalu lintas kembali difungsikan agar kemacetan bisa diminimalisir,” tambahnya.(*) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *