Siswa Aceh Utara Raih Juara 1 Pidato Bahasa Aceh Tingkat Provinsi, Kacabdin: Bukti Cinta Budaya Daerah

Ditulis oleh

di

Siswa SMAS Ulumul Islam Panton Labu Raih Juara 1 Pidato Bahasa Aceh Tingkat Provinsi

ACEH UTARA | PASESATU.COM – Bahasa Aceh berhasil mengantarkan T. Rizal Khaliq, siswa kelas XI.1 SMAS Ulumul Islam Panton Labu, meraih Juara 1 Lomba Pidato Bahasa Daerah (Aceh) tingkat Provinsi Aceh. Prestasi dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Daerah Aceh tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Aceh Utara, Muhammad Johan, S.Pd., M.Pd., yang menyebutnya sebagai kebanggaan bagi Aceh Utara sekaligus upaya menjaga identitas dan warisan budaya Aceh.

Muhammad Johan menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Rizal pada Sabtu (10/10/2026). Menurutnya, prestasi tersebut membuktikan bahwa bahasa Aceh tetap memiliki tempat penting di kalangan generasi muda dan dapat menjadi sarana untuk menunjukkan kemampuan serta meraih prestasi di tingkat provinsi.

“Prestasi ini patut kita apresiasi. Ini membuktikan bahwa anak-anak Aceh Utara memiliki kemampuan dan potensi yang luar biasa. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi Rizal dan pelajar lainnya untuk terus mengembangkan bakat serta mengukir prestasi yang lebih tinggi,” ujar Muhammad Johan.

Ia menegaskan, kemampuan berpidato menggunakan bahasa Aceh bukan sekadar keterampilan berbicara di depan publik, melainkan juga bentuk kepedulian terhadap kelestarian bahasa daerah. Di tengah perkembangan zaman, generasi muda diharapkan tetap mengenal, menggunakan, dan menjaga bahasa Aceh sebagai bagian dari jati diri masyarakat.

Melalui pidatonya, Rizal membawa pesan tentang pentingnya melestarikan bahasa Aceh, menjaga akhlak mulia, serta mempertahankan marwah dan identitas masyarakat Aceh. Pesan tersebut menunjukkan bahwa bahasa daerah dapat menjadi media untuk menyampaikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal kepada generasi penerus.

Bagi dunia pendidikan, prestasi ini menjadi bukti bahwa bahasa Aceh dapat menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas, keberanian, kemampuan berkomunikasi, serta kecintaan terhadap budaya sendiri.

Pihak SMAS Ulumul Islam Panton Labu turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Aceh Utara, panitia, dewan juri, serta seluruh pihak yang telah memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk berkompetisi dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Muhammad Johan berharap keberhasilan Rizal tidak berhenti pada penghargaan yang diraih, tetapi juga menjadi inspirasi bagi pelajar lain untuk mencintai dan melestarikan bahasa Aceh melalui pendidikan dan kegiatan positif.

“Selamat kepada T. Rizal Khaliq. Teruslah belajar, berlatih, dan berkarya. Semoga prestasi ini menjadi langkah awal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi dan membawa harum nama Aceh Utara hingga ke tingkat nasional,” katanya.

Prestasi Rizal menjadi pengingat bahwa bahasa Aceh bukan sekadar alat komunikasi, melainkan warisan budaya yang mencerminkan identitas dan marwah masyarakat. Membawa bahasa Aceh ke panggung juara merupakan salah satu cara generasi muda menjaga agar bahasa dan budaya daerah tetap hidup di tengah perubahan zaman.***

Editor : Syahrul Usman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *