ACEH UTARA | PASESATU.COM — Kondisi jalan utama di kawasan Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, masih sulit dilalui pascabanjir yang melanda wilayah tersebut. Hingga Sabtu, 21 Maret 2026, badan jalan dipenuhi debu tebal yang mengganggu mobilitas warga dan membahayakan pengguna jalan.
Pantauan di lokasi menunjukkan permukaan jalan tertutup lapisan debu pekat. Ketika hujan turun, jalan berubah menjadi licin dan berlumpur, sehingga kian menyulitkan kendaraan roda dua maupun roda empat untuk melintas.
Sejumlah warga menyatakan aktivitas sehari-hari mereka terganggu akibat kondisi tersebut. Akses menuju tempat kerja, pengangkutan hasil kebun, hingga perjalanan anak-anak ke sekolah menjadi terhambat. “Kalau hujan turun, hampir tidak bisa dilewati. Motor sering terjebak lumpur,” kata seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Selain menghambat mobilitas, kondisi jalan juga meningkatkan risiko kecelakaan. Pengendara, terutama sepeda motor, rentan tergelincir atau terperosok saat melintas di jalur tersebut.
Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah penanganan, baik melalui pengerasan sementara maupun perbaikan permanen. Mereka menilai akses jalan tersebut merupakan jalur vital bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat setempat.
Sementara itu, warga masih berupaya membersihkan sebagian badan jalan secara swadaya. Namun, upaya tersebut dinilai belum efektif mengatasi debu tebal, terutama saat kondisi berubah menjadi lumpur ketika diguyur hujan.(*)
Penulis : Abdul Rafar | Editor : Syahrul
Tinggalkan Balasan