BANDA ACEH | PASESATU.COM – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh mengapresiasi pelaksanaan Lomba Masak Meuseuraya Rasa dalam rangkaian Meuseuraya Festival 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Provinsi Aceh bersama Pemerintah Aceh tersebut berlangsung di Balee Meuseuraya Aceh, Banda Aceh, Sabtu (24/10/2026).
Lomba ini diikuti 32 peserta dari berbagai kalangan dan latar belakang, yang berpartisipasi menampilkan kreativitas dalam mengolah dan menyajikan hidangan berbahan dasar ikan kambing-kambing atau ungkot leubim. Kegiatan tersebut menjadi sarana promosi kuliner berbasis hasil perikanan sekaligus mendukung Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).
Lomba Masak Meuseuraya Rasa turut menghadirkan Chef Nicky Tirta, yang dikenal luas sebagai aktor papan atas sekaligus figur publik yang menekuni dunia kuliner. Kehadirannya diharapkan dapat menginspirasi peserta dan masyarakat untuk mengembangkan kreasi masakan berbahan ikan yang lezat, bergizi, menarik, dan memiliki nilai tambah.
Kasubkor P2HP DKP Aceh, Fitriani, S.Pi., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, lomba memasak berbahan dasar ikan merupakan salah satu pendekatan kreatif untuk meningkatkan minat masyarakat mengonsumsi ikan sekaligus memperkenalkan keragaman olahan hasil perikanan.
“DKP Aceh mengapresiasi penyelenggaraan Lomba Masak Meuseuraya Rasa yang mengangkat Lomba Masak Serba Ikan. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan berbagai kreasi olahan ikan kepada masyarakat sekaligus mengedukasi pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber protein dan pangan bergizi bagi keluarga,” ujar Fitriani.
Ia menambahkan, peningkatan konsumsi ikan perlu didukung inovasi dalam pengolahan dan penyajian agar ikan semakin diminati oleh berbagai kelompok masyarakat, terutama anak-anak dan generasi muda.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap masyarakat semakin tertarik menyajikan ikan dalam menu sehari-hari. Selain bermanfaat bagi pemenuhan gizi, pengembangan olahan ikan juga dapat membuka peluang usaha dan meningkatkan nilai ekonomi hasil perikanan lokal,” tambahnya.
Kegiatan tersebut juga berkaitan erat dengan peran Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Aceh yang diketuai Ny. Marlina Usman dalam mendorong peningkatan konsumsi ikan masyarakat. Sinergi DKP Aceh dan Forikan Aceh melalui program Gemarikan diharapkan dapat memperluas edukasi mengenai manfaat ikan serta menumbuhkan kebiasaan makan ikan sejak dini.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Forikan Kabupaten Aceh Tamiang, Ny. Yuyun Armia, serta Ketua Forikan Kabupaten Aceh Timur, Ny. Dr. Lismawani Iskandar Al-Farlaky, S.Pd., M.Ag. Kehadiran perwakilan Forikan kabupaten tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya peningkatan konsumsi ikan dan pengembangan kreativitas kuliner berbasis hasil perikanan.
Selain aspek gizi, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi pengembangan produk olahan ikan yang berpotensi dipasarkan secara lebih luas. Inovasi kuliner berbahan ikan dapat menjadi peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan nilai tambah produk, memperluas pemasaran, serta memperkuat daya saing usaha pengolahan hasil perikanan.
Melalui dukungan terhadap Lomba Masak Meuseuraya Rasa, DKP Aceh berharap kolaborasi antara pemerintah, Bank Indonesia, Forikan, dan masyarakat dapat terus diperkuat untuk menyukseskan gerakan Gemarikan.
Upaya tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konsumsi ikan bagi kesehatan dan kualitas gizi keluarga, tetapi juga mendorong tumbuhnya usaha kuliner berbasis hasil perikanan serta memperkuat perekonomian masyarakat Aceh.***
Penulis : Hamdani
Editor : Syahrul Usman
Tinggalkan Balasan