ACEH UTARA | PASESATU.COM – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Aceh Utara pada Jumat sore (30/10/2026) menyebabkan banjir kembali merendam permukiman warga di Desa Meunasah Dayah LT (Batu VI) dan Desa Krueng LT (Batu V), Kecamatan Lhoksukon.
Air mulai menggenangi permukiman sekitar pukul 23.00 WIB. Banjir tersebut diduga berkaitan dengan jebolnya tanggul Krueng Peuto sejak 2025 yang hingga kini belum diperbaiki.
Selain merendam rumah warga banjir juga merendam jalan lintas kecamatan Cot Girek Lhoksukon dengan ketinggian air di badan jalan sekitar 10 cm hingga 20 cm.
Kedua desa tersebut sebelumnya juga sempat dilanda banjir pada Rabu (21/10/2026). Saat banjir terjadi pada hari itu, Kepala Dusun Blang Desa Dayah LT, Ali Basyah, mengungkapkan bahwa kerusakan tanggul telah berlangsung sejak tahun lalu tanpa penanganan perbaikan.
![]() |
| Dok Kiriman warga, Jumat 30 Oktober 2026 |
“Setiap kali hujan turun di wilayah hulu, desa kami kembali terendam. Tanggul sudah jebol sejak setahun lalu dan belum diperbaiki. Ketinggian air di rumah warga berkisar setengah meter hingga satu meter, bahkan ada yang sudah mengungsi,” kata Ali, Rabu (21/10/2026).
Ali saat itu juga menyampaikan bahwa warga bersama aparatur gampong telah berulang kali melaporkan kerusakan tanggul kepada pihak kecamatan dan pemerintah kabupaten. Namun, menurut dia, belum ada tindakan perbaikan yang terlihat.
Banjir yang kembali terjadi pada Jumat malam memperlihatkan bahwa kawasan tersebut masih menghadapi ancaman genangan ketika hujan deras mengguyur wilayah hulu.***

Tinggalkan Balasan