Penulis : Redaksi | Editor : Syahrul
![]() |
| Kondisi rumah warga didusun Sarah Gala Desa Sah Raja Aceh Timur, tertimbun material kayu yang di bawa banjir pada November 2025 lalu. Foto : Syahrul Usman /pasesatu. |
ACEH TIMUR | PASESATU.COM — Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky memastikan anggaran sebesar Rp298 miliar untuk membantu perbaikan rumah warga yang rusak akibat bencana hidrometeorologi di Aceh Timur telah siap disalurkan.
Dana bantuan bagi rumah terdampak banjir tersebut, kata dia, saat ini sudah tersedia di rekening penyalur melalui Bank Syariah Indonesia.
Pemerintah daerah juga mengusulkan agar proses pencairan turut melibatkan Bank Aceh Syariah. Langkah ini dinilai penting untuk menghindari penumpukan antrean masyarakat di satu bank saat pencairan bantuan.
Menurut bupati, bantuan tersebut menjadi harapan bagi ribuan warga yang rumahnya rusak akibat banjir besar yang melanda sejak 26 November 2025. Ia menegaskan bahwa percepatan sekaligus ketertiban pencairan harus menjadi prioritas agar masyarakat bisa segera memperbaiki tempat tinggal mereka.
Berdasarkan data pemerintah daerah, pada tahap awal lebih dari 8.000 unit rumah diusulkan untuk diverifikasi. Namun sekitar 3.500 unit dinyatakan tidak memenuhi syarat. Meski demikian, pemerintah tetap membuka ruang pengaduan serta pendataan ulang bagi warga yang merasa belum terakomodasi.
Penilaian tingkat kerusakan rumah mengacu pada pedoman terbaru dengan mempertimbangkan ketinggian lumpur. Rumah yang terendam lumpur setinggi 20 hingga 50 sentimeter masuk kategori rusak ringan dan berhak menerima bantuan sebesar Rp15 juta. Sementara rumah dengan lumpur setinggi 50 hingga 70 sentimeter masuk kategori rusak sedang dengan bantuan Rp30 juta.
Bupati juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah guna mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh Timur. Ia menginstruksikan para camat dan keuchik untuk menempelkan daftar calon penerima bantuan sebagai bentuk transparansi sekaligus menyediakan formulir pengaduan bagi warga yang belum terdata.
Pemerintah Kabupaten Aceh Timur berharap proses pemulihan pascabanjir dapat berjalan cepat, tertib, dan tepat sasaran sehingga masyarakat terdampak segera kembali menempati rumah yang layak huni.(*)
Sumber : antaranews.com

Tinggalkan Balasan