ACEH UTARA | PASESATU.COM – Pintu Bendung Jambo Aye Langkahan akan ditutup mulai 10 November 2026 hingga akhir Februari 2027 untuk pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekon) saluran primer dari BJA 0 hingga BJA 5. Penutupan tersebut dilakukan untuk perbaikan jaringan irigasi yang mengairi lahan pertanian di wilayah Aceh Utara dan Aceh Timur.
Informasi tersebut disampaikan melalui surat pemberitahuan Komisi Irigasi (Komir) Aceh Timur untuk Daerah Irigasi (DI) Jambo Aye Langkahan, tertanggal 28 Oktober 2026, berdasarkan hasil musyawarah dan kesepakatan bersama sejumlah pihak terkait.
Dalam pemberitahuan itu disebutkan, keputusan penutupan bendung merupakan hasil pembahasan Komisi Irigasi Aceh Utara dan Aceh Timur bersama para keujruen kecamatan di wilayah Daerah Irigasi Jambo Aye Langkahan serta instansi terkait.
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pintu bendung akan ditutup pada 10 November 2026 hingga akhir Februari 2027 untuk mendukung pekerjaan perbaikan saluran primer.
Selanjutnya, pada awal Maret hingga akhir Juni 2027, pintu bendung direncanakan dibuka kembali untuk memenuhi kebutuhan air bagi petani yang memasuki musim tanam gadu 2027.
Meski demikian, para petani diminta menggunakan air secara hemat. Hal itu mengingat bendung dan jaringan irigasi di kawasan tersebut kerap mengalami permasalahan pascabanjir sehingga diperlukan pengelolaan air secara bijak.
Sementara itu, mulai awal Juli hingga akhir Desember 2027, pintu-pintu cabang irigasi akan ditutup sesuai kebutuhan di lapangan untuk mendukung pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi jaringan sekunder pada masing-masing subdaerah irigasi.
Pekerjaan perbaikan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kondisi jaringan irigasi sehingga distribusi air ke area persawahan menjadi lebih baik.
Komisi Irigasi juga berharap para petani dan seluruh pihak terkait dapat memahami jadwal penutupan serta pembukaan bendung tersebut, sekaligus mendukung kelancaran pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi Jambo Aye Langkahan.***
Editor : Syahrul Usman
Tinggalkan Balasan