Jejak Karier Suyudi Ario Seto: Dari Reserse hingga Memimpin Polri

Ditulis oleh

di

Jejak Karier Suyudi Ario Seto: Dari Reserse hingga Memimpin Polri
Dok Ist

JAKARTA | PASESATU.COM — Perjalanan panjang Komjen Pol. Suyudi Ario Seto di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia berujung pada posisi tertinggi di Korps Bhayangkara. Presiden Prabowo Subianto resmi melantiknya sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Pelantikan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 96/POLRI Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kapolri. Dalam kesempatan yang sama, Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat dilantik sebagai Wakapolri.

Suyudi bukan perwira yang tiba-tiba muncul di jajaran pucuk pimpinan Polri. Lebih dari tiga dekade pengabdiannya diwarnai berbagai penugasan, terutama di bidang reserse, sebelum kemudian dipercaya memimpin sejumlah satuan kewilayahan hingga lembaga negara.

Suyudi merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2003 dan Sespimti Polri pada 2018.

Pada awal kariernya, Suyudi banyak berkecimpung dalam fungsi reserse di lingkungan Polda Metro Jaya. Ia pernah bertugas sebagai Kanit II Resmob Polda Metro Jaya.

Kariernya kemudian berlanjut pada sejumlah jabatan Kapolsek, di antaranya Kapolsek Metro Pasar Minggu, Kapolsek Metro Tanah Abang, dan Kapolsek Metro Penjaringan.

Pengalaman menangani perkara kriminal juga mengantarkannya ke posisi Kasat Reskrim di sejumlah wilayah, termasuk Polres Metro Jakarta Selatan, Polres Metro Tangerang Kota, dan Polres Metro Jakarta Barat.

Dari lapangan reserse, jenjang karier Suyudi terus menanjak. Ia kemudian dipercaya menjadi Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, Kapolresta Bogor Kota, hingga Kapolres Metro Jakarta Pusat dalam rentang 2014–2017.

Pengalaman tersebut menjadi bekal Suyudi ketika mendapat penugasan di tingkat Mabes Polri.

Pada 2020, ia tercatat pernah menjabat Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Wadirtipideksus), Wakil Direktur Tindak Pidana Siber (Wadirtipidsiber), serta Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri.

Setelah itu, kariernya kembali bersinggungan dengan Polda Metro Jaya. Suyudi dipercaya menjadi Wakapolda Metro Jaya pada 2023.

Setahun kemudian, pada Juni 2024, ia mendapat amanah sebagai Kapolda Banten. Jabatan tersebut dijalaninya hingga kemudian dimutasi sebagai perwira tinggi Bareskrim Polri pada Agustus 2025.

Babak penting berikutnya terjadi pada Agustus 2025.

Presiden Prabowo Subianto melantik Suyudi sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI. BNN mencatat Suyudi sebagai Kepala BNN yang mulai menjabat pada 25 Agustus 2025.

Penugasan tersebut memperluas pengalaman Suyudi dari kepolisian kewilayahan dan reserse ke lembaga negara yang memiliki tugas utama dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

Saat memimpin BNN, Suyudi juga menekankan pentingnya kebijakan berbasis sains, data, dan bukti dalam menghadapi ancaman narkotika yang terus berkembang.

Setelah sekitar satu tahun memimpin BNN, Suyudi kembali mendapat penugasan di lingkungan Polri.

Pada 1 Oktober 2026, Komisi III DPR RI menyetujui Suyudi sebagai calon Kapolri melalui proses uji kelayakan dan kepatutan. Persetujuan tersebut kemudian berlanjut ke proses pengangkatan oleh Presiden.

Beberapa jam setelah proses persetujuan DPR, Presiden Prabowo resmi melantik Suyudi sebagai Kapolri di Istana Negara.

Dengan pelantikan tersebut, perjalanan Suyudi memasuki babak baru. Dari seorang perwira yang memulai karier di fungsi reserse, ia kini memimpin institusi yang memiliki kewenangan nasional dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat.

Jejak karier Suyudi memperlihatkan perpindahan penugasan dari fungsi operasional di lapangan menuju posisi strategis di tingkat nasional.

Berikut sejumlah jabatan penting yang pernah diemban Suyudi berdasarkan data BNN dan Polri:

  • Lulusan Akpol 1994
  • Kanit II Resmob Polda Metro Jaya
  • Kapolsek Metro Pasar Minggu
  • Kapolsek Metro Tanah Abang
  • Kapolsek Metro Penjaringan
  • Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan
  • Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota
  • Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat
  • Kapolres Majalengka
  • Kapolres Bogor
  • Kapolresta Bogor Kota
  • Kapolres Metro Jakarta Pusat
  • Pejabat Bareskrim Polri
  • Wakapolda Metro Jaya
  • Kapolda Banten
  • Kepala BNN RI
  • Kapolri

Dengan pengalaman tersebut, Suyudi Ario Seto kini menjadi pemegang tongkat komando tertinggi di institusi Polri setelah resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 1 Oktober 2026.***

Editor : Syahrul

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *