ACEH UTARA | PASESATU.COM — Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil atau yang akrab disapa Ayah Wa, menjelaskan bahwa penutupan aliran air irigasi Jambo Aye dilakukan untuk mendukung pekerjaan pembersihan dan perbaikan saluran yang ditargetkan rampung pada Februari mendatang.
Penutupan tersebut dilakukan secara bertahap berdasarkan rute pengerjaan, bukan serentak di seluruh jaringan irigasi. Dengan sistem itu, petani yang berada di jalur saluran yang belum dibersihkan masih dapat memanfaatkan aliran air untuk mengairi persawahan.
Sementara itu, petani yang berada di wilayah saluran yang sedang menjalani pembersihan diminta menunggu hingga pekerjaan di jalur tersebut selesai.
Ayah Wa mengatakan, pembersihan dan perbaikan jaringan irigasi merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengembalikan fungsi saluran agar distribusi air ke areal persawahan berjalan maksimal.
Menurutnya, pekerjaan tersebut perlu dilakukan secara menyeluruh karena endapan lumpur yang terus menumpuk dapat menghambat aliran air dan menyebabkan jaringan irigasi tidak berfungsi secara efektif.
Ia meminta masyarakat, khususnya petani di kawasan Jambo Aye, memahami kondisi tersebut dan bersabar selama proses pembenahan berlangsung.
Bupati juga mengingatkan bahwa curah hujan pada November dan Desember diperkirakan tinggi. Kondisi tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan petani sebagai alternatif sumber air apabila ingin mulai menggarap sawah ketika jaringan irigasi masih dalam proses pengerjaan.
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara berharap petani dapat menyesuaikan aktivitas pertanian dengan kondisi saluran irigasi selama masa perbaikan.
Ayah Wa menegaskan, pembenahan jaringan irigasi merupakan pekerjaan jangka panjang yang perlu mendapat dukungan masyarakat. Dengan saluran yang bersih dan aliran air yang lancar, kebutuhan pengairan lahan pertanian di wilayah Jambo Aye diharapkan dapat terpenuhi secara berkelanjutan.***
Editor : Syahrul Usman
Tinggalkan Balasan