ACEH UTARA | PASESATU.COM — Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Utara, Dr. Muhammad Johan, S.Pd., M.Pd., mengajak para orang tua untuk berperan aktif mendukung anak dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Dukungan keluarga dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam membantu anak mempersiapkan diri menghadapi TKA, baik dari sisi kesehatan fisik, kesiapan mental, penguasaan materi maupun kepercayaan diri.
Melalui edukasi yang disampaikan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Utara, Muhammad Johan menekankan bahwa keberhasilan anak tidak hanya bergantung pada proses belajar di sekolah, tetapi juga membutuhkan perhatian, pendampingan, serta motivasi dari orang tua di rumah.
Ada delapan langkah yang dapat dilakukan orang tua untuk membantu anak menghadapi TKA secara lebih optimal.
Pertama, menjaga kesehatan fisik anak, dengan memastikan waktu tidur yang cukup, memberikan makanan bergizi seimbang, mengajak anak berolahraga ringan, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
Kedua, memperhatikan kesehatan mental anak. Orang tua diharapkan memberikan semangat, menghindari tekanan berlebihan, membantu anak mengelola stres, serta menciptakan komunikasi yang membuat anak merasa didengar dan dihargai.
Ketiga, mendukung persiapan materi pembelajaran, antara lain menyediakan buku dan sumber belajar yang relevan, membantu menyusun jadwal belajar, memantau perkembangan anak, serta mendampingi ketika menghadapi materi yang sulit dipahami.
Keempat, memberikan motivasi dan doa. Kata-kata positif, penghargaan terhadap usaha anak, serta keyakinan bahwa proses belajar merupakan bagian penting dari keberhasilan dapat membantu membangun kepercayaan diri mereka.
Kelima, mengatur waktu secara bijak dengan menyeimbangkan waktu belajar dan istirahat, membatasi penggunaan gawai yang tidak diperlukan, serta memberi ruang bagi anak untuk bersosialisasi dan menjalankan hobi yang sehat.
Keenam, menanamkan sikap positif, seperti disiplin, tanggung jawab, kejujuran, kerja keras, dan rasa percaya diri. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi anak, tidak hanya saat menghadapi ujian, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Ketujuh, mendampingi dan memantau perkembangan belajar. Orang tua perlu menanyakan kemajuan belajar anak secara rutin, memberikan apresiasi atas usaha yang dilakukan, serta menjalin komunikasi dengan guru dan wali kelas.
Kedelapan, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, yakni menyediakan tempat belajar yang nyaman dan tenang, menghindari konflik di rumah, serta menghadirkan suasana keluarga yang penuh kasih sayang dan dukungan positif.
Pesan edukasi tersebut menegaskan bahwa persiapan menghadapi TKA bukan semata-mata tentang nilai atau hasil ujian. Kesiapan mental, kebiasaan belajar yang baik, dan dukungan emosional keluarga juga memiliki peran penting dalam perjalanan pendidikan anak.
Melalui keterlibatan aktif orang tua, diharapkan peserta didik dapat menghadapi TKA dengan lebih tenang, percaya diri, dan siap menunjukkan kemampuan akademiknya.
“Bersama orang tua, anak lebih siap menghadapi TKA.” Dukungan kecil dari keluarga dapat memberikan dampak besar bagi masa depan anak.***
Editor : Syahrul Usman
Tinggalkan Balasan